Pemkab Madina Terima Bantuan Bibit Kakao dan Obat-obatan untuk Dorong Ketahanan Pangan

Madina175 Dilihat

MADINA – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapat tambahan dukungan sektor pertanian dan peternakan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta Pemerintah Pusat. Bantuan yang disalurkan meliputi 250.000 bibit kakao (coklat-red) serta obat-obatan untuk kuota 1.073 ekor sapi.

Bantuan bibit kakao tersebut rencananya akan ditanam di atas lahan seluas 250 hektare yang tersebar di sejumlah kecamatan, yaitu Kecamatan Siabu, Panyabungan Utara, Panyabungan Barat, Natal, Batahan, dan Panyabungan. Khusus untuk Kecamatan Panyabungan Barat, alokasi lahan yang disiapkan mencapai 83 hektare dengan jumlah 83.000 batang bibit.

Sementara itu, bantuan obat-obatan untuk 1.073 ekor ternak sapi akan disalurkan kepada 24 kelompok peternak yang ada di Kabupaten Madina.

Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil dari usulan aktif yang diajukan oleh Pemkab Madina kepada Pemerintah Provinsi Sumut dan Pusat.

Dalam penyerahan bantuan yang dilakukan secara mendadak tersebut, Bupati berpesan agar masyarakat penerima manfaat dapat merawat dan mengelola bantuan dengan sungguh-sungguh demi mendukung ketahanan pangan daerah.

“Bantuan pemerintah ini dapat difungsikan dengan baik, ditanam dan diurus dengan baik agar dapat dipanen ke depan untuk kehidupan kita. Disalurkan ini agar ditanam, dipelihara dengan baik dan ketika waktunya panen harus dipanen, dan ini mendukung ketahanan pangan,” kata Saipullah, Selasa (2/11/2026) di Panyabungan Barat.

Selain sektor pertanian dan peternakan, Bupati juga menyinggung tantangan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Madina. Dari total panjang jalan kabupaten sepanjang 1.800 kilometer, saat ini baru sekitar 600 kilometer yang berada dalam kondisi baik, sementara 1.200 kilometer sisanya masih memerlukan perbaikan secara bertahap.

Terkait aspirasi warga mengenai akses jalan di wilayah Batang Gadis, Bupati memastikan bahwa perbaikan infrastruktur tersebut sudah masuk dalam perencanaan pemerintah.

“Terkait jalan yang di Batang Gadis ini sudah direncanakan. Namun, pemerintah melihat masih banyak jalan yang lebih parah untuk didahulukan. Namun, ini sudah menjadi prioritas pemerintah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Batang Gadis Julu, Erwin Pasaribu, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan penyerahan bantuan oleh Bupati Madina. Ia juga berharap Pemkab Madina dapat memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan di desanya yang selama ini menjadi kendala utama aktivitas warga, sementara fasilitas irigasi di wilayah tersebut dinilai sudah cukup baik. (FAN)