Hibah Lahan Jadi Akses Vital, STAIN Madina Apresiasi Jasa Almarhum H. Ismail Hakim Lubis

Madina78 Dilihat

MADINA – Civitas akademika Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal (Madina), Sumatra Utara, memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada sejumlah tokoh yang dinilai berjasa besar dalam perintisan dan pengembangan kampus. Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah almarhum H. Ismail Hakim Lubis, atau yang akrab disapa Ompung Oji Atas.

Penyerahan penghargaan berlangsung dalam suasana khidmat di tengah Sidang Senat Terbuka Wisuda VIII yang diikuti 519 mahasiswa STAIN Madina di Aula Student Center, Sabtu (31/10/2026).

Piagam penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Ketua STAIN Madina, Dr. H. Mara Samin Lubis, terbagi dalam dua kategori utama.

Kategori peningkatan status kampus diberikan kepada H. Dahlan Hasan Nasution (Mantan Bupati Madina) dan Komjen Pol (Purn) Drs. Saud Usman Nasution atas dedikasi serta kontribusi mereka dalam mengawal peralihan status dari STAIM menjadi STAIN.

Kategori kedua adalah pengembangan fasilitas dan lahan Diberikan kepada keluarga besar Alm. H. Ismail Hakim Lubis atas kedermawanan menghibahkan tanah untuk pembangunan jalan utama menuju kompleks pendidikan STAIN. Lahan hibah ini kini menjadi akses vital yang menghubungkan berbagai satuan pendidikan, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga gedung-gedung perkuliahan utama.

Penghargaan bernomor P-5347/Sti.21/A/10/2026 tersebut diserahkan langsung kepada perwakilan keluarga, H. M. Daud Lubis (putra Alm. H. Ismail Hakim Lubis).

Selain itu, H. Aswin Parinduri, selaku tokoh masyarakat Madina yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Sumut mendapat penghargaan serupa dengan keluarga besar almarhum H. Ismail Hakim Lubis.

Dalam piagam untuk almarhum H. Ismail Hakim Lubis tertulis ungkapan terima kasih mendalam dari pihak civitas akademika.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya dengan tulus dan penuh rasa syukur kami persembahkan kepada Alm. H. Ismail Lubis atas komitmen yang luar biasa, kedermawanan, kepedulian, dan kontribusi nyata terhadap dunia pendidikan melalui hibah lahan tanah untuk pengembangan Kampus STAIN Mandailing Natal. Semoga amal bakti dan ketulusan yang diberikan menjadi sumbangsih abadi bagi kecerdasan generasi penerus bangsa, yang pahalanya mengalir sepanjang masa,” demikian bunyi piagam penghargaan.

Secara terpisah, Saparuddin Haji, yang juga merupakan putra dari almarhum H. Ismail Hakim Lubis, menyampaikan rasa terima kasih dan haru atas perhatian yang diberikan oleh pimpinan dan seluruh civitas akademika STAIN Madina.

“Kami atas nama keluarga besar almarhum Ayahanda H. Ismail Lubis mengucapkan terima kasih yang tak terhingga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua STAIN Madina beserta seluruh jajaran. Penghargaan ini sungguh menjadi kebanggaan sekaligus penyejuk hati bagi kami keluarga yang ditinggalkan,” ujar Saparuddin Haji.

Ia menambahkan bahwa hibah lahan yang dilakukan almarhum orang tuanya semasa hidup murni didasari oleh niat tulus untuk memajukan pendidikan Islam dan membuka jalan bagi generasi muda di Mandailing Natal agar lebih mudah menuntut ilmu.

“Harapan almarhum sejak dulu sangat sederhana, yaitu ingin melihat anak-cucu dan generasi muda di tanah Madina ini cerdas dan berakhlak mulia. Kami berdoa semoga apa yang telah dihibahkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir untuk Ayahanda, serta STAIN Madina dapat terus berkembang pesat hingga secepatnya beralih status menjadi IAIN hingga UIN,” pungkasnya. (FAN)