Pemkab Madina Tambah Kuota Penerima Beasiswa Mahasiswa

MADINA, Mohga – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menambah kuota penerima bantuan beasiswa bagi mahasiswa/i miskin berprestasi. Awalnya hanya untuk 50 orang mahasiswa, sekarang menjadi 100 orang.

Penambahan kuota ini terjadi pada persetujuan anggaran P-APBD Pemkab Madina tahun 2023. Bantuan bagi mahasiswa miskin berprestasi ini dikoskan pada Instansi Dinas Sosial.

Kepala Dinas Sosial, M. Riswan Harahap melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Muhammad Ali mengatakan tanggal 1 September lalu, pendaftaran untuk penerima beasiswa tersebut sudah resmi ditutup.

Ali menyebut, hingga waktu akhir pendaftaran, sekitar 170 orang mahasiswa asal Kabupaten Madina telah mendaftar. Kemudian hasil verifikasi yang lolos sekitar 140 orang mahasiswa.

“Benar, ada pertambahan kuota menjadi 100 orang yang akan menerima beasiswa setelah nanti kita lakukan seleksi di lapangan. Penerima beasiswa ini harus keluarga miskin dan berprestasi,” katanya, Selasa (3/10/2023).

Dijelaskan, tim dari Dinas Sosial nantinya akan turun ke lapangan melihat kondisi mahasiswa tersebut. Mulai dari kondisi rumah mereka hingga nilai yang diperoleh selama duduk di bangku kuliah.

“Penerima beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa semester 3 dan semester 5. Dari 140 yang lolos berkas, nanti akan kita adu mahasiswa mana yang lebih layak dapat bantuan tersebut,” jelasnya.

“IPK juga menjadi syarat bagi penerima beasiswa ini. Karena syarat utama adalah miskin dan berprestasi,” tambahnya.

Ali juga menerangkan, beasiswa bagi mahasiswa miskin berprestasi ini diperoleh mahasiswa hanya satu kali selama duduk di bangku kuliah. Nominal yang diterima nantinya berjumlah Rp 5 juta.

“Setelah selesai kita lakukan seleksi, baru nanti kita umumkan melalui website yang kita sediakan. Bagi mahasiswa yang terpilih mendapatkan beasiswa, akan kita suruh membuka buku rekening Bank Sumut,” ungkapnya.

Ke depan, Pemkab Madina, kata Ali akan memprioritaskan mahasiswa yang duduk pada tingkat semester 5. Sebab, keperluan mereka sangat banyak seperti penyusunan skripsi hingga keperluan untuk wisuda.

Pertambahan kuota beasiswa bagi mahasiswa strata 1 di Kabupaten Madina mendapat dukungan dan apresiasi dari Ikatan Pemuda Mandailing (IPM) untuk Pemkab Madina.

Presiden IPM Tan Gozali mengatakan, pertambahan kuota tersebut secara langsung akan membantu mahasiswa miskin berprestasi yang ada di Kabupaten Madina.

“Semangat pendidikan di Madina mulai terlihat apabila Pemkab Madina secara terus menerus memberikan suntikan dana bagi mahasiswa dan mahasiswi. IPM sangat bangga dan apresiasi pemerintah dan DPRD yang telah menyetujui ini,” terangnya.

Tan Gozali berharap tahun 2024, Pemkab Madina terus menambah kuota penerima beasiswa untuk stratara 1 dan menambah anggaran beasiswa bagi mahasiswa pasca sarjana.

“Jangan untuk S1 saja, kita harap mahasiswa yang menjalani pendidikan tujuan S2 pun harus diberikan. Ini sangat kita harapkan agar kualitas pendidikan dan SDM di Madina semakin maju,” tutupnya. (MN-08)