PANYABUNGAN,- menindaklanjuti surat ketua pelaksana unit pemberantasan pungutan liar (UPP) sapu bersih pungutan liar Provinsi Sumatera Utara nomor B/95/VI/2021. pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengikuti sosialisasi, Selasa (6/7/2021) di gedung serba guna Desa Parbangunan.
Hadir dalam acara itu perwakilan dari Kepolisian Daerah Sumut, AKBP Drs Parlautan Siregar selaku ketua Pokja pencegahan UPP Sumut bersama Sekretaris AKBP Budiman. Kemudian Ketua Umum masyarakat anti pungli Indonesia (Mapi) Pusat Indonesia, Dedi dan Pokja Ahli, Dr Haslinda M.Ikom.
Kegiatan itu dihadiri Plh Bupati Madina, Gozali Pulungan, Ketua DPRD, Erwin Efendi Lubis, seluruh Kepala Dinas, para Kabag, Kapolres Madina, AKBP Horas Tua Silalahi, Kajari, Taufiq Djalal MH, Koramil 13 Panyabungan. Kemudian seluruh Camat dan Kepala Desa di Kabupaten Madina dilakukan secara zoom metting.
Dihadapan para peserta Sosialisasi, Sekretaris Pokja Pencegahan UPP Sumut, AKBP Budiman menyampaikan bagi umat islam Alquran dan Hadist jadi pedoman hidup agar semua yang dikerjakan mendapat keberkahan dari Allah SWT.
“Seharusnya Alquran dan hadis itu menjadi pedoman hidup kita, jangan suka mempersulit orang karena semua yang dilakukan pasti ada balasan timbal baliknya dan jangan suka berbohong. Allah maha melihat semua yang kita lakukan, berikanlah contoh yang baik bagi masyarakat,” kata AKBP Budiman
Sementara Plh Bupati Madina, Gozali Pulungan menyampaikan Pemkab Madina di bawah Pimpinan Bupati dan Wakil Bupati terpilih akan meningkatkan kerja sama dengan UPP Saber Pungli Sumut.
“Sebagai salah satu misi Bupati dan Wakil Bupati Madina terpilih HM Jakfar Sukhairi-Atika Azmi Utammi yakni efektifitas transparansi tata kelola pemerintahan sehingga terwujud kepemimpinan yang meritokratif dan terbuka dengan sasaran terwujudnya Madina yang bermartabat dalam pemerintahan,” ujarnya
Terakhir, Gozali berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat menjadi motivasi kepada semua unsur pemerintahan mulai dari tingkat terendah hingga pimpinan tingkat atas dalam menjalankan birokrasi dilingkungan pemerintah Kabupaten Madina.
Sebagai Penutup, Ketua Pokja Pencegahan UPP Sumut, AKBP Parlautan Siregar berharap di Kabupaten Madina bersih dari Pungli baik dari segi apapun yang merugikan masyarakat.
“Mari merubah sitim menjadi lebih baik dan transparan, jangan terlena dengan kepentingan duniawi. Sesuatu yang dipaksakan untuk mempermudah urusan dalam hal pekerjaan termasuk berbau pungli. Mari kembali mengembalikan Madina menjadi kota serambi makkah,” harapnya. (MN-08)






