Pemilu Usai, Ini Pesan Kapolres Madina

0
106
Kapolres Mandailing Natal AKBP Irsan Sinuhaji SIK

MohgaNews|Madina – tahapan pelaksanaan pemilihan umum tahun 2019 hampir selesai, Komisi Pemilihan Umum kabupaten Mandailing Natal (Madina) pun melakukan rapat pleno hasil perhitungan pada hari Kamis (2/5/2014).

Dari semua tahapan tersebut, pelaksanaan Pemilu legislatif dan Pilpres tahun 2019 di kabupaten Madina berjalan dengan sukses dan aman.

Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji SIK kepada MohgaNews menyampaikan terima kasih kepasa semua pihak utamanya kepada lapisan masyarakat yang turut berperan menyukseskan Pemilu 17 April 2019.

“Pertama, saya mengapresiasi kseluruh masyarakat Madina dan partai peserta pemilu, karena dari semua tahapan sampai dengan pencoblosan semua berjalan aman dan lancar, dan saat ini masih berlangsung pleno di KPU Madina. Situasi kondusif dan terkendali,

“ini tidak lepas dari peran semua elemen. ini menunjukkan adanya persatuan dan kesatuan diantara kita khususnya di kabupaten Madina,” sebut Irsan.

Perwira menengah Polri itu mengatakan, dalam sebuah kontestasi dapat dipastikan ada yang menang dan ada juga yang kalah, termasuk dalam Pemilu legislatif dan Pilpres. Namun, itu semua bagian dari proses demokrasi yang mesti dirawat dalam bingkai NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Irsan juga menyampaikan rasa bangganya kepada masyarakat pemilih yang telah berpartisifasi memberikan hak pilihnya.

“menang dan kalah adalah hal biasa. Yang menjadi sangat luar biasa adalah bagaimana kita tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara. Kami bangga kepada masyarakat kab madina yang telah memberikan hak suaranya dan menjaga kamtibmas secara umum,” ucapnya.

Terkait Pilpres yang saat ini masih proses perhitungan, yang mana masyarakat saling mengklaim kemenangan paslon jagoan mereka, bahkan muncul berbagai tudingan kecurangan. Irsan menyebut, alangkah baiknya semua pihak saling menahan diri hingga menunggu hasil perhitungan dari lembaga resmi.

“kita serahkan semua pada perangkat (KPU dan Bawaslu) yang diberikan negara kewenangan untuk menyelesaikannya. Kita ada tatanan hukum, ada jalurnya untuk disampaikan prihal ketidak puasan hasil pemilu. Yang penting bagi kita, mari kita menjaga persatuan dan merawat kebersamaan,” harapnya. (MN-01)