MADINA – Pelajar perempuan kelas XI SMA di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjadi korban hipnotis pria tua di salah satu kebun milik warga di Kecamatan Nagajuang. Peristiwa ini terjadi pada hari Minggu (6/10/2024) kemarin
Informasi ini dihimpun dari Camat Siabu, Sudrajat Putra, Senin (7/10/2024). Sudrajat mengatakan, kini korban telah trauma dan dirawat di RSUD Panyabungan.
Sudrajat menjelaskan, informasi tersebut baru dia ketahui pasca dihubungi wartawan. Habis itu, Sudrajat menghubungi kepala desa tempat korban tinggal.
“Benar, kepala desanya juga sudah saya konfirmasi kemarin bahwa seorang warganya yang masih duduk di bangku SMA jadi korban hipnotis, lalu diperkosa,” ujarnya.
Sudrajat mengaku saat ini belum mengetahui kronologis secara keseluruhan. Namun, Camat mengatakan korban baru sadar diperkosa setelah melihat dirinya tanpa busana tergeletak di kebun di wilayah Nagajuang.
“Kepala desa pada saat saya hubungi bilang, ada pria tua datang ke wilayah desa ingin menjual pinang. Pria tua itu memberi roti pada ayah dan ibu korban, lalu minta izin membawa kedua putrinya beli pakaian ke Bukit Malintang,” ujarnya.
“Orangtua korban mengizinkan, namun janji membawa belanja pakaian itu tidak benar, malah dibawa ke salah satu cafe di wilayah Panyabungan Utara,” jelasnya.
Pada saat berada di cafe, pria tua tersebut menitip adik korban di cafe tersebut. Lalu, habis itu pria tua membawa korban ke sebuah kebun di Nagajuang.
“Korban saat diperkosa tidak sadarkan diri. Setelah selesai melakukan aksi bejatnya, pelaku meninggalkan korban tanpa busana,” ungkapnya.
Camat Siabu menyebut peristiwa itu sudah dilaporkan pihak keluarga korban ke SPKT Polres Madina. Korban juga sudah menjalani visum di RSUD Panyabungan.
Plh Kasi Humas Polres Madina, Ipda Bagus Seto saat hingga saat ini belum bisa dihubungi. (FAN)






