Panyabungan| DPD Partai Golkar Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memastikan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Madina nomor urut 2, Dahlan Hasan Nasution-Aswin Parinduri mengungguli pasangan calon nomor urut 1, Sukhairi-Atika

Selisih suara kedua pasangan calon tersebut cukup tipis, yaitu pasangan Sukhairi-Atika memperoleh 78.921 suara atau 38,84 persen, sedangkan pasangan Dahlan-Aswin memperoleh 79.293 suara atau 39,02 persen. Selisih suara pasangan tersebut adalah 372 suara. Sementara pasangan calon nomor urut 3, Sofwat-Zubeir memperoleh 44.993 suara atau 22,14 persen
“Setelah melalui tahapan perhitungan di tingkat PPK di seluruh wilayah kabupaten Mandailing natal yang terdiri dari 23 Kecamatan, Alhamdulillah pada hari ini telah selesai perhitungan di tingkat kecamatan, hasilnya adalah pasangan nomor 2 Dahlan-Aswin telah mengungguli pasangan lain. Namun, DPD Partai Golkar Kabupaten Madina beserta jajaran tetap menunggu dan menghargai apa nanti yang akan diputuskan oleh KPUD kabupaten Madina. Dan kami berharap kepada rekan-rekan semua di lapangan di untuk tetap mengawal kemenangan sampai ditetapkan oleh KPU sebagai lembaga penyelenggara,” sebut Sekretaris DPD Partai Golkar Madina, Erwin Efendi Nasution SH saat konferensi pers di sekretariat Partai Golkar Desa Pidoli Lombang, Senin (14/12/2020)
Hadir Kepala Badan Saksi Nasional (BSN) Partai Golkar Kabupaten Madina, Arsidin Batubara, Ketua KPPG Zubaidah Nasution, Ketua AMGP Sobir Lubis SH, Ketua Bappilu Partai Golkar Anas Suheri Lubis, bidang Kerohanian Ustadz Rahmat, dan turut hadir beberapa pimpinan kecamatan Partai Golkar.
“Tahapan rekapitulasi di tingkat kecamatan telah selesai di 23 Kecamatan se Kabupaten Madina. Hasilnya menurut estimasi kita pasangan nomor 1 Sukhairi-Atika di angka 78.921 atau 38,84 persen, dan pasangan nomor 2 Dahlan-Aswin mendapat 79.293 suara atau 39,02 persen, dan pasangan nomor 3 Sofwat-Zubeir mendapat 44.993 suara atau 22,14 persen,
“Dengan hasil tersebut pasangan nomor urut 2 unggul sekitar 0,18 persen, dan perlu kami jelaskan bahwa pasangan Dahlan-Aswin menempatkan saksi di 1.008 TPS yang ada se Kabupaten Madina,” kata Arsidin Batubara
Ia menjelaskan, perolehan data yang mereka peroleh tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi dari perhitungan di tingkat kecamatan
“Tapi perlu kami sampaikan tidak ada niat mendahului pengumuman resmi KPU, kami tetap taat aturan, pengumuman KPU sebagai angka pinal tapi setidaknya ini telah menjawab keresahan kader Partai Golkar kemudian kesan Partai Golkar secara hirarki berjenjang ini kami lakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban,” ujarnya
“Hasil rekapitulasi perhitungan suara di tingkat kecamatan ini akan kami tindaklanjuti ke Partai Golkar provinsi dan DPP Partai Golkar agar kita juga mendapat support dari Partai Golkar Sumatera Utara dan DPP Partai Golkar di Jakarta. Kami pertegas kembali, ini adalah hasil dari perhitungan PPK Namun kita tetap menghargai keputusan KPU nanti,” tambah Sekretaris Partai Golkar Madina Erwin Efendi Nasution.
Sebelumnya pada Rabu malam (9/12/2020) usai perhitungan di TPS, terjadi saling klaim kemenangan antara pasnagan calon Sukhairi-Atika dengan pasangan Dahlan-Aswin. Kedua pasangan tersebut sama-sama memberikan keterangan pers dan mengklaim kemenangan. (MN-01)












