Oknum Kades di Madina Berurusan ke Polisi: Diduga Lindungi Bandar Narkoba

MADINA – Oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Panyabungan bernama Fuadi dikabarkan menghalangi jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Mandailing Natal (Madina) menangkap bandar narkoba inisial M di rumahnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jum’at, (10/5/2024) dini hari sekitar pukul 03.00 Wib.

Kepada Mohganews, Kanit 1 Satuan Reserse Narkoba Polres Madina Aipda FS mengaku, kades tersebut tidak memperbolehkan dia dan anggotanya melakukan penggeledahan di rumah bandar tersebut.

“Kades menghalangi polisi menggeledah rumah bandar narkoba itu. Padahal Informasi yang kami terima dari masyarakat setempat, barang bukti ganja ada di dalam rumahnya,” kata FS sembari menyebut mereka sedang melakukan Operasi Antik.

FS juga menerangkan, sang kades pada malam itu membawa dua orang rekannya. Kades beralasan waktu sudah larut malam sehingga bisa mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Penggeledahan tidak jadi dilakukan akibat si kades bilang nanti dia panggil masyarakatnya. Kami lalu mundur untuk menyelematkan diri,” jelasnya.

Sementara itu, Kades Fuadi yang dihubungi tidak pernah memberikan respon. Kades mengutus seorang pemuda untuk menemui media ini untuk memberikan klarifikasinya.

“Bukan melarang, tapi pak kades malam itu minta penggeledahan dilakukan pukul 08.00 Wib pagi saja,” ucap pemuda bernama Rafli.

Di sisi lain, Rafli juga mengaku pihak aparat desa dan pemuda setempat saat ini sedang gencar melakukan pemberantasan narkoba di desa tersebut.

“Masa kami halangi, kami saja sedang gencarnya memberantas narkoba. Jujur, saat ini kondisi narkoba di kampung kami sudah 50 persen turun dari sebelumnya,” ujarnya.

Informasi dihimpun, bandar narkoba yang hendak ditangkap tersebut merupakan target operasi (TO) Satuan Reserse Narkoba Polres Madina dalam operasi antik yang tengah berjalan saat ini.

Bandar tersebut juga merupakan mafia yang bolak-balik masuk penjara gegara narkoba jenis daun ganja.

Terpisah, Kasat Narkoba Polres Madina AKP Irwan SH MM menyebut akan memanggil oknum kades tersebut dalam waktu dekat ini.

“Kades itu akan kita panggil,” katanya kepada Mohganews, Rabu (15/5/2024). (FAN)

News Feed