KONI Angkat Bicara soal Kepengurusan Askab PSSI Madina

MADINA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) angkat bicara soal kepengurusan saat ini di Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Madina.

Sekretaris KONI Madina Arde Sukhri Lubis mengatakan kepengurusan Askab PSSI Madina dinilai kurang baik. Pasalnya, kata dia, SK kepengurusan Askab PSSI Madina saat ini tidak pernah sama sekali dilihat oleh KONI.

“KONI sebagai ayah yang menaungi asosiasi olahraga di Madina tidak pernah melihat SK kepengurusan yang sekarang. Bahkan, kordinasi pun tak pernah,” kata Arde, Senin (11/8/2025).

Arde juga mengaku mengetahui permasalahan yang ada di internal Askab PSSI Madina. Sesama pengurus di dalamnya tidak akur. Menurutnya, permasalahan yang ada tidak boleh berlarut didiamkan karena Askab PSSI merupakan asosiasi terbesar dan banyak peminatnya.

“Kita sudah koordinasi ke Assosiasi Provinsi PSSI Sumut agar struktur kepengurusan Askab PSSI di Kabupaten Madina diperbaiki,” jelas dia.

Di sisi lain, kata Arde, KONI Madina telah melakukan audensi dengan Bupati Madina Saipullah Nasution. Dalam forum tersebut, bupati pun meminta agar Askab PSSI diperbaiki.

“Pak bupati juga meminta asosiasi olahraga terbesar itu diperbaiki secepatnya,” ujar Sekretaris KONI Madina.

Arde menerangkan KONI sebagai ayah di asosiasi olahraga, wajib membimbing para anak-anaknya. KONI menerima siapa saja yang ingin memimpin Askab PSSI dengan syarat cinta pada olahraga sepakbola.

“Kita terbuka. Siapa saja yang ingin memegang Askab PSSI Madina. Penting dia mampu memajukan Askab PSSI,” terang dia.

Sekretaris KONI Madina juga memberikan salah satu contoh koordinasi tidak jalan antara Askab PSSI Madina dengan KONI. Kegiatan turnamen olahraga sepakbola yang sudah beberapa kali terselenggara di Madina tidak pernah ada tembusan atau pemberitahuan setiap kegiatan ke KONI.

“Contohnya yang di Laru, Tambangan. Ada permasalahan ketika sudah masuk Gran Final, KONI dilibatkan, sementara ketika awal turnamen itu mulai KONI tidak pernah diberitahu,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, kritik untuk kepengurusan Askab PSSI Madina juga datang dari Pengurus Klub Anggota Askab PSSI Madina, Mhd Arwana Nasution.

Arwan mengomentari soal ketidak akuran para pengurus di dalamnya. Akibat dari itu, atlet-atlet sepakbola Madina menjadi korban.

Arwan meminta kekosongan pengurus depenitif harus ditunjuk secepat mungkin oleh Asprov PSSI Sumut supaya dunia olahraga sepakbola di Kabupaten Madina semakin bekualitas. (FAN)