PALUTA – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Lawas Utara, Lairar Rusdi Nasution SSTP MM memimpin apel gabungan Pemkab Padang Lawas Utara, Senin (18/3/2024).
Apel Gabungan dilaksanakan di lapangan upacara dihadiri Pj Bupati Padang Lawas Utara Patuan Rahmat SSTP MM, Para OPD, para Camat, dan seluruh jajaran ASN Pemkab Paluta.
Dalam arahannya, selain menyampaikan nilai-nilai ASN berAKHLAK. Lairar juga menyampaikan definisi Ekuinoks maret.
“Ekuinoks adalah Peristiwa ketika kedudukan matahari tepat berada di garis khatulistiwa,” ujar Kepala BPBD Padang Lawas Utara.
Dijelaskan Lairar, Fenomena Ekuinoks terjadi dua kali dalam setahun, yakni Maret dan September. Ekuinoks Maret merupakan pertanda peralihan musim atau pancaroba dari musim hujan ke musim kemarau. Sedangkan Ekuinoks September menjadi penanda dari musim kemarau kemusim hujan.
“Dampak yang ditimbulkan dari ekuinoks tidak hanya sebagai tanda pergantian musim. Saat fenomena ini terjadi, bumi menerima lebih banyak radiasi dari matahari dibanding hari-hari biasanya,” ujarnya lagi.
Fenomena Ekuinoks diperkirakan akan terjadi pada Maret 2024 ini. Fenomena ini sekaligus penanda musim semi akan segera dimulai di belahan bumi Utara. Sedangkan, musim gugur akan dimulai di Belahan bumi Selatan.
Diakhir Arahannya, Kepala BPBD Paluta, Lairar Rusdi menghimbau agar masyarakat Kabupaten Padang Lawas Utara tetap menjaga alam, dengan upaya menjaga tidak terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA).
“Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita. Ayo Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan,” pungkasnya. (DSP)








