MADINA – Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Mandailing Natal (Madina) AKP Said Rum Padilla Harahap menjelaskan tentang perjalanan narkotika jenis sabu sehingga beredar ke Madina.
Said Rum mengatakan narkoba jenis sabu-sabu masuk ke Madina berasal luar daerah, contohnya dari Kota Medan dan Kota Tanjungbalai. Hal itu mereka ketahui menurut keterangan sejumlah pengedar yang mereka amankan.
“Yang kami faktakan dari beberapa pengedar bahwa sumber daripada sabu itu ada sebagian dari Medan, ada dari Tanjungbalai,” katanya, Selasa (12/8/2025) di Aula Rupatama Tantya Sudhirajati Mapolres Madina.
Kasat Narkoba menjelaskan soal pemasok sabu itu masih sebatas pengakuan dari pengedar yang ada di Madina. Sementara jika pihaknya mau mengungkap sekelas bandar, jaringannya sudah terputus.
Kasat menyebut alasan terputusnya dalam upaya pengungkapan bandar karena pengedar yang diamankan juga mengaku mendapat kiriman sabu dari orang yang tak dikenal dan tidak pernah jumpa secara langsung.
“Jadi jika mau kita panjat ke atas, terputus. Inisialnya saja kita tak tahu. Dan si pengedar ini rata-rata mengaku sabu dikirim melalui paket. Jadi di sini kita terhambat (Mentok/kesulitan) memanjat bagian atas (Bandar/Pemasok),” ungkap dia. (FAN)









