MADINA, Mohga – Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq menjenguk Farida Khairani Nasution (50), korban penyiraman air keras yang dilakukan oleh Sudirman warga Desa Bange Nauli Kecamatan Bukit Malintang di RSUD Panyabungan, Selasa (9/5/2023) pagi.
Kunjungan Kapolres bersama Kapolsek Panyabungan dan jajaran Satreskrim dan Intelkam di RSUD Panyabungan untuk memberikan semangat kepada Farida.
Alumni Akademi Kepolisian 2003 itu meminta Farida untuk tenang dan fokus penyembuhan luka bekas penyiraman air keras yang mengenai bagian wajah dan kedua lengannya.
Reza pun meminta Farida agar kasus yang menimpanya itu dipercayakan kepada Polres Madina dalam hal penindakan terduga pelaku.
“Ibu enggak usah khawatir lagi, saya datang ke sini menjenguk untuk menenangkan ibu. Tadi, pas saya tahu info dari media online, secara langsung saya perintahkan Kapolsek Siabu dibantu Reskrim Polres Madina agar sesegara mungkin mengamankan terduga pelaku,” kata Kapolres.
Di hadapan Farida, Kapolres terlihat mengangkat telepon dari Kapolsek Siabu untuk menginformasikan bahwasanya tim dari Polsek dan Reskrim sedang berada di lapangan mencari keberadaan Sudirman.
Dalam pantauan Mohganews, secara tegas Kapolres meminta Kapolsek dan jajaran untuk tidak pulang sebelum terduga pelaku dapat diamankan termasuk izin cuti pulang kampung yang dilayangkan oleh Kapolsek.
“Cari secepatnya, jangan pulang sebelum terduga pelaku dapat diamankan. Itu saja, ini atensi,” jawab Reza dalam sambungan telepon tersebut.
Farida yang saat ini baru ke luar dari ruangan bedah (Operasi) RSUD Panyabungan mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Madina atas bantuan yang diberikan secara khusus kepadanya.
“Terima kasih, pak, tolong pelaku ditangkap dan dihukum setimpal atas perlakuannya itu,” pintanya sembari menangis.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa penyiraman air keras dilakukan oleh Sudirman kepada Farida terjadi di pondok depan rumah kediaman Eks Kepala Desa Huta Bangun, Kecamatan Bukit Malintang sekitar pukul 09.00 WIB.
Farida mengaku, beberapa bulan yang lewat, dia dan Sudirman memiliki persolan sengketa lahan di Huta Bangun. Sengketa tersebut sampai ke Pengadilan Negeri Madina dengan putusan Farida sebagai pemenang atau pemilik lahan tersebut. (MN-08)












