BATAHAN, – masyarakat di Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengeluh dikarenakan jembatan penghubung kecamatan tersebut menuju Natal dalam kondisi rusak parah.
Jembatan terbuat dari batang kelapa ini tepatnya di Desa Pardamean. Akses jalan dan jembatan ini bukan satu-satunya menuju Kecamatan Natal. Ada akses lain yaitu dari jalur Sinunukan. Tetapi, jarak tempuh semakin jauh sehingga masyarakat tetap menempuh jalur Desa Pardamean.
Akibat kondisi jembatan rusak parah ini, warga setempat mengalami kesulitan, salah satunya akses logistik dan kebutuhan pokok masyarakat terhalang.
Camat natal, Saripuddin Ssos ketika dimintai keterangan soal jembatan rusak ini. Ia menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan Batahan mencarikan solusi perbaikan jembatan
“Kami bersama Camat Batahan sedang mencarikan solusi, mudah-mudahan seminggu ini dapat diperbaiki,” katanya
Ia mengaku pihaknya juga sudah mencoba koordinasi dengan perusahaan yang berada di wilayah itu, seperti PT Gruti Lestari dan PTPN IV
“semoga saja dalam waktu dekat dapat tanggapan, agar segera diperbaiki, karena masyarakat sangat memerlukannya,” pungkasnya.
Terpisah, warga berharap pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jembatan penghubung Kecamatan Natal dengan Kecamatan Batahan tepatnya di Desa Pardamean itu
“Kami harap pemerintah dapat memperbaiki jembatan ini dengan bangunan permanen. Ini akses utama kami menuju Natal, semoga pembangunannya dapat terealisasi,” harap Rahman, warga setempat kepada MohgaNews. (MN-14)






