MAKKAH – Sebanyak 358 jemaah haji kelompok terbang (Kloter) KNO 5 asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dinyatakan selesai dan sempurna dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji mulai dari Madinah hingga ke Makkah, pada 12 Zulhijjah 1446 H/8 Juni 2025.
Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Kloter 5 dari Madina, Akhir Mada Daulay membenarkan bahwa seluruh rangkaian ibadah haji telah dilakukan seluruh jemaah dengan sempurna sesuai syariat Islam.
“Sebagai TPHD di keloter KNO 5 Mandailing Natal Akhir Mada Daulay memberikan informasi bahwa jemaah haji Madina yang tergabung dalam kloter KNO 5 sudah tamam (selesai/sempurna) melaksanakan ibadah haji,” demikian disampaikan Akhir Mada lewat pesan WhatsApp kepada Mohganews, Senin (9/6/2025) pukul 22.22 WIB.
Dalam perjalanannya pada Rabu 8 Zulhijjah 1446 H/4 juni 2025 M, jemaah mulai berniat haji dan bergerak menuju Arafah. Kamis 9 Zulhijjah 1446 H jemaah sudah melakukan wukuf yang diawali dengan khotbah wukuf, salat, zikir dan doa. Kemudian setelah terbenamnya matahari di 9 Zuljjah tersebut jemaah bergerak lagi menuju Muzdalifah.
Dini hari sekitar pukul 01.30 WAS di hari Jumat 10 Zulhijjah 1446 H jemaah bergerak lagi menuju Mina
Di hari yang sama, setelah salat Asar di Mina, jemaah juga melaksanakan lempar Jumroh Aqobah kemudian Tahalul awal.
“Dalam hal lempar jumroh tersebut jemaah haji mengambil nafar awal, artinya setelah lempar jumroh aqobah jemaah melaksanakan lempar jumroh hanya 2 hari yaitu tanggal 11 dan 12 Zulhijjah,” jelas Akhir Mada Daulay.
Akhir Mada, pimpinan Baznas Madina itu menyebut, tanggal 12 Zulhijjah 1446 H/8 Juni 2025 jemaah haji kembali ke Hotel di Mekkah yang selanjutnya melaksanakan Tawaf Ifadah dan Sa’i.
“Dari perjalanan tersebut di atas sempurnalah ibadah haji yang tergabung di keloter KNO 5 asal Mandailing Natal,” terangnya.
Akhir Mada mengakui perjalanan ibadah haji kloter 5 ini berjalan dengan lancar. Ia juga menyebut ada beberapa jemaah yang diakibatkan kesehatannya tidak dimungkinkan untuk wukuf bersama dengan jemaah lain.
“Maka oleh pihak kesehatan mereka di safari wukuf kan, kemudian jemaah yang usia lanjut juga tidak di ikutkan untuk bermalam di Muzdalifah namun mereka dilakukan sistem murur yaitu dari Arafah di Muzdalifah berhenti sebentar kemudian langsung ke Mina,” ungkap dia.
Akhir Mada juga mengatakan, jemaah yang murur, mereka didampingi oleh beberapa petugas termasuk TPHD yaitu Akhir Mada dan dr. Ebta Mayniar.
Ebta Mayniar disebut selain bertugas sebagai TPHD, juga aktif membantu tim kesehatan untuk mengobati jemaah bahkan Ebta menyumbangkan obat-obatan berupa vitamin dan lainnya kepada seluruh jemaah yang tergabung dalam keloter 5 Madina.
“Untuk agenda selanjutnya jemaah haji akan melakukan Tawaf Wada yang kemungkinan H-1 Kepulangan ke tanah air. Insha Allah jemaah akan meninggalkan tanah suci menuju tanah air pada Senin 16 Juni 2025 terbang dari Jeddah pukul 17.10 WAS,” tutup Akhir Mada. (FAN)











