IIPG Madina Bantu Pemerintah Tuntaskan Kasus Stunting

MADINA, Mohga – Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berperan aktif membantu pemerintah daerah untuk menuntaskan kasus stunting yang saat ini dinilai masih tinggi di daerah ini.

Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen membantu pemerintah daerah dalam hal kasus stunting ini, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ke-38 tahun 2022, Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Madina menggelar berbagai kegiatan, mulai dari sosialisasi, memberikan santunan dan makanan tambahan bergizi kepada 86 anak yatim yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Kotanopan.

Pengurus IIPG Kabupaten Madina menyantuni anak yatim dalam rangka memperingati hari anak nasional tahun 2022

Pemberian santunan dan makanan tambahan bergizi yang dipusatkan di Pondok Pudung Kelurahan Tamiang Kecamatan Kotanopan, Jum’at ( 29/7/2022) dilakukan langsung oleh ketua IIPG Madina Hj.Nurani, S,Pd didampingi Sekretaris dr. Yulida Nehri Lubis, Bendahara Efrida Suryani, SPd dan pengurus lainnya

Juga tampak hadir dalam kesempatan itu, ketua dan sekretaris DPD Partai Golkar Madina H. Aswin Parinduri dan Erwin Efendi Nasution SH, ketua dan sekretaris PK Partai Gokar Kotanopan Ali Syahlan Nasution dan Lian Makmur Pinanyungan Lubis, kader dan simpasiran partai Golkar lainnya, serta sejumlah pengurus anak yatim di wilayah tersebut.

Ketua IIPG Madina Hj Nurani SPd didampingi Sekretaris dr Yulida Nehri Lubis, Bendahara Efrida Suryani,S.Pd mengatakan, sosialisasi, pemberian santunan dan makanan bergizi bagi anak-anak merupakan bentuk kepedulian serta peran aktif IIPG Madina dalam membantu pemerintah daerah untuk menekan angka stunting yang dinilai masih tinggi di Kabupaten Madina

“Kepedulian serta peran aktif yang kami lakukan ini juga merupakan instruksi dari ketua IIPG pusat Yanti Airlangga Hartarto ke ketua IIPG Sumut Sri Ayu Mihari yang merupakan istri ketua DPD Golkar Sumut Musa Rajekshah terus ke pengurus IIPG kabupaten/ kota se- Sumut,” ucapnya di hadapan ratusan anak dan orangtua yang terlibat dalam memperingati Hari Anak Nasiona l ke-38 tahun 2022 itu.

Ia menjelaskan, masalah gizi sangat penting bagi anak, guna menuntaskan masalah stunting (gagal tumbuh pada anak) bukan hanya jadi tanggung jawab pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama.

“Ini sejalan dengan thema kegiatan kita hari ini yakni bersama IIPG, anak terlindungi dan Indonesia Maju. Melalui sosialisasi dan penyuluhan ini kita harapkan masyarakat khususnya kaum ibu tahu akan pentingnya pemberian makanan bergizi bagi anak mulai dari kandungan, mereka juga bisa menerapkan pola makan bergizi dan pola asuh yang baik,” ujarnya.

Lebih jauh ketua IIPG Madina itu mengungkapkan, pemberian makanan tambahan bergizi itu bertujuan untuk mencegah bertambahnya angka stunting yang sedang gencar dicanangkan oleh pemerintah khususnya di wilayah Kabupaten Mandailing Natal yang tergolong masih tinggi angka stuntingnya di Sumatera Utara.

“IIPG Madina kini melaksanakan anjuran pemerintah dalam pencegahan stunting yang fokus pada anak-anak. Harapannya, bisa meningkatan gizi mereka demi mengurangi stunting, yang paling penting bisa melahirkan generasi bangsa yang sehat, ceria, unggul dan cerdas kedepannya,” ujarnya

Harapan yang sama juga disampaikan Sekretaris dr. Yulida Nehri Lubis bahwa IIPG Madina ikut berpartisipasi terutama dalam hal kesehatan anak dalam memperingati Hari Anak Nasional tahun 2022. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa membantu pemerintah daerah dalam menuntaskan angka stunting.
Masalah gizi yang sangat penting bagi anak katanya, melalui kegiatan penyuluhan singkat yang digelar IIPG Madina, akan mendapatkan pola makanan bergizi mulai sejak masa kandungan, kemudian mendapatkan pola asuh yang baik sehingga balita bisa terhindar dari stunting dan sehat.

“Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Jika anak-anak mendapatkan pola makanan bergizi, mereka akan menjadi sehat , cerdas dan ceria yang tentunya akan menjadi generasi bangsa yang akan menggantikan maupun menjadi pemimpin di Madina nantinya,” tuturnya.

Sementara Ketua DPD Partai Golkar Madina H. Aswin Parinduri menyambut baik dan sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh IIPG Madina, karena momentum ini menjadi ajang maupun bentuk sosialisasi kepada keluarga untuk membantu percepatan penanganan ataupun penurunan kasus stunting Di Madina.

“Angka kasus stunting tertinggi di Sumut ada di Madina yaitu sebesar 47,7%. Pada hari ini IIPG Madina ikut berpartispasi membantu pemerintah daerah untuk penanggulangannya. Pemberian makanan tambahan ini, kita harapkan bisa membantu beban pemerintah dalam menuntaskan stunting di daerah ini,” sebutnya.

Stunting, lanjut Aswin, memang harus jadi prioritas sebagai upaya mempersiapkan generasi penerus yang lebih baik. Dalam kaitan ini, bukan hanya soal gizi, tapi lingkungan atau sanitasi harus diperhatikan. Jadi semua instansi terkait harus sama-sama bekerja.

“Keluarga merupakan tonggak pertama yang bisa mencegah terjadinya stunting. Sehingga melalui Hari Anak Nasional ke-38 tahun 2022 akan menjadi momentum mengajak masyarakat untuk bangkit, menguatkan komitmen bersama dan secara bersama-sama meningkatkan kepedulian dalam percepatan mengentaskan stunting, khususnya di Madina,” harapnya. (M10)