Husein SBN Resmi Mendaftar Ke Partai Gerindra, Erwin Lubis: Beliau Sahabat Dekat Saya

MohgaNews|Madina – bakal calon Bupati Mandailing Natal (Madina) H Ahmad Husein Nasution resmi mendaftar ke Partai Gerindra ditandai dengan pengembalian formulir dan dokumen pendaftaran, Jumat (8/11) di sekretariat DPC Partai Gerindra Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan.

Ahmad Husein bersama rombongan tiba di sekretariat Partai Gerindra dan disambut oleh Ketua Partai Gerindra Kabupaten Madina Erwin Efendi Lubis didampingi Sekretaris Suhandi dan ketua tim penjaringan Sutan Nasution beserta jajaran pengurus partai besutan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto itu.

Ketua Partai Gerindra Kabupaten Madina yang juga Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis dalam sambutannya mengatakan, Ahmad Husein Nasution merupakan sahabat dekatnya sejak dulu. Mereka katanya sama-sama ikut berperan dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Madina. Bahkan, Erwin menyebut Husein Nasution adalah ‘Toke’ nya.

“Dari beberapa orang bakal calon yang mendaftar, semua saya kenal dan punya kedekatan dengan mereka. Tapi, secara emosional, saya paling dekat dengan saudara Ahmad Husein. Beliau sahabat saya sejak dulu, bahkan pernah jadi toke saya,” celutuk Erwin Lubis.

Erwin memastikan, tahapan penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Madina yang sedang berjalan di Partai Gerindra, semua akan berjalan fair dan objektif.

“Kami akan menjalankan semua tahapan ini secara fair, adil, dan objektif. Tidak ada perlakuan khusus bagi semua bakal calon yang telah mendaftar, dan saya pastikan  tidak ada diskriminatif. Karena, semua bakal calon yang telah mendaftar adalah sahabat dan punya hubungan emosinal dengan saya,” tegasnya.

Ia menerangkan, semua proses tahapan dilakukan di DPC Partai Gerindra, termasuk pemaparan visi-misi nantinya.

“Semua tahapan dilakukan di DPC, setelah kita evaluasi semua, hasilnya nanti akan kita lanjutkan ke DPD Sumut, dan DPD akan melanjutkanya ke DPP Partai Gerindra di Jakarta. DPP nanti akan membuat pertimbangan akhir hingga keluar rekomendasi siapa bakal calon yang akan diusung dan didaftarkan Partai Gerindra ke KPU Madina selaku penyelenggara Pemilu Kepala Daerah,” ungkapnya.

Erwin pun berharap, semua bakal calon yang sampai kepada penetapan calon oleh KPU Madina nanti, supaya bermain fair dan sama-sama menjaga intergritas Pemilu.

“siapapun nanti yang ditetapkan KPU sebagai calon, tolong kita semua bermain fair, bawalah perubahan yang lebih baik untuk rakyat Madina, semoga siapapun nanti yang memenangkan kontestasi demokrasi ini, itulah yang terbaik untuk rakyat Madina,” tuturnya.

Sekretaris Partai Gerindra Madina, Suhandi menambahkan, dalam penyampaian visi misi nanti, tim penjaringan beserta panelis akan melihat sejauh mana visi-misi tersebut dibandingkan dengan kebutuhan rakyat Madina.

“Isi visi-misi bakal calon akan kami nilai, sejauhmana keterkaitannya dengan kondisi daerah dan kebutuhan masyarakat. Karwna, selama ini, banyak isu kedaerahan yang belum tersentuh. Dan nanti akan ada pokok-pokok pemikiran dari Partai Gerindra untuk ditampung bakal calon bila nanti terpilih,” kata Suhandi.

Sementara, Ahmad Husein menyampaikan terima kasih atas saran dan masukan serta mekanisme yang sudah dijelaskan jajaran pengurus partai. Ia pun menyampaikan rasa bangganya kepada pimpinan partai yang merupakan sahabat baiknya sejak dulu. Terlebih-lebih ketua Partai Gerindra sudah terpilih dan didaulat menjadi Ketua DPRD Madina.

“Semoga persahabatan kita selama ini tetap terawat dengan baik, saya sangat bangga, karena sahabat saya sudah jadi Ketua DPRD Madina. saat ini tinggal saya yang sedang berjuang. Dan harapan saya, kebersamaan kita selama ini berlanjut dalam pencalonan saya ke Partai Gerindra.

“Dan pada akhirnya kami berharap, Partai Gerindra salah satu pengusung dan ikut mendaftarkan kami nanti ke KPU Madina, supaya kita sama-sama bekerja mewujudkan yang maju dan rakyatnya makmur,” kata Husein.

Dapat diketahui, Partai Gerindra Kabupaten Madina memiliki 7 kursi di DPRD Madina. dan, untuk mengusung pasangan calon, Partai Gerindra hanya membutuhkan koalisi dengan partai yang memiliki 1 kursi di DPRD Madina. Karena, untuk mengusung pasangan calon harus memiliki 8 kursi. (MN-01)