MADINA – Belasan warga pantai barat wilayah Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dilarikan ke rumah sakit umum Permata Madina diduga akibat keracunan makanan, Senin (11/11/2024).
Kepala Humas PT Gruti Lestari Pratama, Zainal Abidin Pulungan mengatakan, awal mula warga keracunan setelah sehari saat mengonsumsi mie kuah yang disediakan oleh pemilik rumah di kawasan perusahaan.
“Pengajian rutin kaum ibu di sana dilakukan setiap Jum’at. Jadi pemilik rumah menyediakan makanan mie pakai kuah. Besok harinya (Sabtu) yang mengonsumsi mie itu mengalami mual dan muntah,” katanya di rumah sakit Permata Madina.
Zainal menyebut, kondisi warga itu mulai membaik pada Minggu pagi setelah dilakukan pengobatan. Namun, pada hari Senin, kondisi kesehatan warga kembali terganggu sehingga dilarikan ke rumah sakit.
“Kita khawatir atas kondisi warga makanya kita bawa ke rumah sakit,” ungkapnya.
Sementara itu, humas rumah sakit Permata Madina, Ali Mukmin Harahap mengatakan, sampai pukul 17.00 Wib, sudah ada 12 pasien dari pantai barat yang ditangani diduga akibat keracunan makanan.
Dia menerangkan, berdasarkan anamnesa (komunikasi dokter ke pasien), pasien rata-rata mengaku mengalami muntah, mencret dan mual.
“Jadi dugaan sementara adalah keracunan akibat mengonsumsi makanan,” kata Mukmin.
Mukmin juga menyebut, sampai saat ini hasil pemeriksaan darah di labolatorium belum keluar. Pantauan di rumah sakit, pasien diduga keracunan datang dibawa oleh pihak keluarga masing-masing tanpa ada bantuan ambulan. (FAN)










