MADINA, Mohga – selang satu jam setelah penemuan Wardah (9), petugas pencarian tiga orang anak hanyut di bendungan sungai Batang Gadis Aek Godang Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan Kabupaten Madina kembali menemukan Wardatul Harimah (11). Harimah juga ditemukan keadaan tidak bernyawa. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (1/6/2023) sekitar pukul 10.00 Wib
Total korban hanyut meninggal dunia ada dua orang, sedangkan satu orang berhasil selamat yaitu Naslah (9). Naslah dan korban Wardah merupakan saudara kembar, anak dari Budi Ginting. Sedangkan korban Harimah adalah anak dari Abdul Hadi alias Lolom. Mereka penduduk Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan.
Tim pencarian dari BPBD Madina, Basarnas dan masyarakat pertama menemukan Wardah (9). Berselang waktu lebih kurang 1 jam, petugas kembali menemukan Wardatul Harimah (11) di bendungan Sungai Batang Gadis, Aek Godang. Sedangkan Naslah terlebih dahulu selamat dari musibah itu.
Kepala BPBD Madina Mukhsin Nasution membenarkan informasi penemuan dua bocah hanyut itu.
“Sudah ditemukan dan sudah dibawa ke RSUD Panyabungan. Setelah pemeriksaan detak jantung oleh dokter, keduanya dinyatakan meninggal dunia,” katanya.
Terpisah, Nanda, salah seorang warga Desa Parbangunan mengatakan, peristiwa ini bermula ketiga korban dan beberapa orang anak lainnya mandi di sungai Batang Gadis Aek Godang.
“Hari ini kebetulan libur sekolah, ceritanya ada sekitar 7 orang anak-anak ini mandi sambil bawa nasi mau makan-makan di pinggir sungai sekalian mandi, karena kondisi air sebenarnya dangkal,
“Pas mandi itulah mereka kabarnya terlalu dekat ke bendungan itu, sehingga masuk ke dalam pusaran air di bawah bendungan. Di situlah tiga orang anak ini terjebak, tapi salah satu anak bisa menghindar dan selamat. Dua orang korban ini tidak sanggup melawan arus pusaran air, kalau air sungainya sebenarnya dangkal, tapi kalau di bawah bendungan kan bahaya juga, karena ada pusaran air juga di situ,” ungkapnya
Kedua korban meninggal ini ditemukan setelah ratusan warga juga tim dari BPBD Madina melakukan pencarian. Namun pencarian warga lebih dari satu jam itu tidak berhasil
“Lebih sejam setelah dicari tidak berhasil juga, lalu petugas bendungan membuka pintu air, tidak lama setelahnya korban akhirnya ditemukan,” tambahnya. (MN-08)






