MADINA – Dua titik Jalan Lintas Sumatera tepatnya di wilayah Desa Sigala-gala dan Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) turun terban hampir 1,5 meter ke Sungai Batang Natal.
Diduga jalan itu rusak akibat curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir ini sehingga air sungai meluap dan menghantam dinding jalan tersebut.
Jalan yang hampir amblas tersebut tidak bisa dilewati kendaraan dari jalur sebelah kiri jika pengendara datang dari Panyabungan menuju Batang Natal. Kendaraan yang bisa melewati hanya kendaraan roda 4 dan sepeda motor.
Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh mengatakan, pihaknya bersama rombongan dari Pemkab Madina sudah berhasil melewati jalan mulai dari Kelurahan Tano Bato Panyabungan Selatan ke wilayah Kecamatan Natal untuk mengantarkan bantuan bagi korban bencana banjir yang mengungsi.
“Dalam perjalanannya, kita temukan ada dua titik jalan sangat rawan di Sigala-gala dan Jambur Baru. Titik ini rawan karena turun terban hampir 1,5 meter,” kata dia.
Arie Paloh menyebut jalan tersebut biasa dilewati kendaraan roda 8 dan truk-truk pengangkut CPO dari Perusahaan Kelapa Sawit di wilayah Pantai Barat, Madina. Saat ini, kata Kapolres, pihaknya segera menutup jalur tersebut supaya tidak timbul korban jiwa.
“Kami dari pihak polres akan menutup jalur tersebut sampai adanya perbaikan. Nanti kendaraan truk pengangkut CPO akan kita arahkan dari arah Ranto Baek ke Sumatera Barat,” jelasnya.
Kapolres mengungkap perjalanan mereka bersama Bupati Madina Saipullah Nasution ke Pantai Barat. Pihaknya memilih melanjutkan perjalanan demi untuk membawa bantuan sembako bagi warga yang dilanda bencana alam.
“Karana kita dapat informasi dari pak Camat Muara Batang Gadis dan Kapolsek masyarakat sudah kehabisan logistik, sehingga para pengungsi sangat membutuhkan logistik,” ungkapnya.
Untuk diketahui, lalu lintas mulai dari Tano Bato Panyabungan Selatan sampai ke Desa Patiluban Hilir sudah lancar sejak Jumat (28/11/2025). Material tanah longsor sudah dipindahkan alat berat ke pinggir jalan.
Kondisi banjir deras di Patiluban Hilir hingga Jumat malam masih setinggi 1 meter. Kendaraan yang bisa lewat hanya mobil jenis Off-road dan Triton/Hilux 4×4. (FAN)






