MADINA – Bupati Mandailing Natal (Madina) H.Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution mengirimkan surat kepada Pj. Gubernur Sumatera Utara untuk meminta bantuan agar peristiwa longsor yang terjadi di ruas jalan Provinsi wilayah Madina diperhatikan.
Surat bernomor 360/3649/BPBD/2023 perihal laporan kejadian bencana longsor pada ruas jalan provinsi tersebut dikirimkan hari ini, Selasa (26/12/2023).
Berikut isi surat Bupati Madina ke Pj Gubernur Sumut.
Dengan Hormat,
Sehubungan dengan tingginya curah hujan di wilayah Kabupaten
Mandailing Natal satu bulan terakhir yang mengakibatkan banyaknya terjadi gerakan tanah (tanah longsor) salah satunya terjadi pada ruas Jalan Propinsi Jembatan Merah – Muara Soma tepatnya pada Jembatan Aek
Inumon 1 dan Aek Inumon 2 di Kecamatan Panyabungan Selatan (Foto dokumentasi dan titik koordinat terlampir).
Dapat kami laporkan kepada Bapak bahwa Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal telah melakukan upaya penanganan pada kesempatan pertama dengan mengerahkan personil dan alat berat, namun mengingat
besarnya volume material longsor dan terjadi beberapa kali longsor susulan sehingga mengakibatkan hingga hari ini, hari kelima penanganan belum dapat menuntaskan pembersihan.
Selanjutnya kami bermohon kiranya Bapak dapat memberikan
bantuan dalam rangka upaya percepatan penanganan sekaligus
menurunkan Tim dari Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara untuk dapat menilai kelayakan jembatan pasca tertimbun material longsor.
Demikian laporan ini disampaikan, atas perhatian dan bantuan
Bapak diucapkan terima kasih.
Kepala BPBD Madina Mukhsin Nasution membenarkan perihal surat dari Bupati Madina ke Gubernur Sumatera Utara itu.
“Benar, hari ini sudah kita kirimkan. Semoga segera ditanggapi,” katanya.
Mukhsin juga mengaku, peristiwa longsor yang mengakibatkan jalur pantai barat lumpuh total ini sudah berlangsung lima hari lamanya. 5 unit alat berat terus berjibaku membersihkan material longsor yang menimbun badan jalan. (FAN)






