MADINA – usai mengunjungi pasar baru Panyabungan dan bertatap muka dengan pedagang, Calon Bupati Madina nomor urut 1, Harun Mustafa Nasution menyebut salah satu program pasangan Harun-Ichwan terkait ekonomi adalah memberikan perhatian kepada pelaku UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah)
Kepada Mohganews, Harun Mustafa menjelaskan, UMKM adalah kategori usaha yang mencakup bisnis skala kecil dan menengah, memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia karena menyumbang banyak lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Berkaca pada bencana wabah Covid-19 yang lalu, ekonomi bangsa kita carut-marut karena semua sektor ekonomi terancam. Setelah pemerintah memulai new normal dan memberikan pendampingan khusus bagi pelaku UMKM, lalu secara perlahan ekonomi masyarakat kita mulai tumbuh. Oleh karena itu, salah satu program Harun-Ichwan apabila diberikan mandat memimpin daerah kita, maka kami akan memberikan perhatian khusus kepada pelaku UMKM agar mereka bisa tumbuh dan berkembang,
“UMKM ini berperan dalam menggerakkan ekonomi domestik, menciptakan inovasi lokal, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Pemerintah daerah harus memberikan berbagai dukungan, seperti program bantuan modal, pelatihan, serta akses ke pasar dan teknologi untuk mendorong pertumbuhan UMKM,” kata Harun, Senin (14/10/2024) malam
Dari diskusi dengan beberapa pelaku UMKM, kata Harun, masih ditemukan beberapa masalah krusial sehingga menjadi penghambat mereka menjalankan usahanya.
“Kami sudah meng-cover beberapa masalah yang dihadapi pelaku UMKM di daerah kita, yang menurut kami kendala itu tidak sulit. Semisal perizinan, pelaku UMKM kita masih banyak yang terkendala di situ. Kendala lain soal marketing, mereka masih perlu dibekali wawasan digital marketing, juga dengan pendampingan soal branding dan sebagainya,
“Saya kira kalau pemerintah hadir memberikan pendampingan sampai produk itu bisa diterima pasar retail, maka akan terjadi pertumbuhan ekonomi yang signifikan di daerah kita. Selama ini masyarakat kita masih bersifat konsumtif, tapi ke depan kita akan berdayakan menjadi masyarakat produktif,” ungkapnya. (FAN)












