MADINA – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menyampaikan duka mendalam atas insiden pembakaran Markas Polsek Muara Batang Gadis oleh masyarakat Singkuang I dan Singkuang II.
“Tentunya yang pertama adalah menyampaikan rasa duka mendalam atas insiden yang bisa dikatakan pembakaran terhadap fasilitas negara yang fungsinya untuk melayani masyarakat,” kata Bupati Madina, Minggu malam (21/12/2025) di Kantor Desa Singkuang 1.
Bupati menegaskan bahwa Pemda Madina tidak menginginkan insiden itu terjadi, apalagi saat ini Madina dalam suasana berduka atas musibah bencana alam yang terjadi pada penghujung November 2025.
“Karena kita baru keluar dari situasi tanggap darurat bencana dan saat ini masih memasuki masa transisi. Kita masih fokus pemulihan pascabencana termasuk di wilayah Muara Batang Gadis ini untuk bisa beraktivitas seperti semula,” ujarnya .
“Saya sangat menyayangkan atas tindakan saudaraku semua karana kurang sabar. Mestinya kalau kita sabar, tidak emosional. Banyak jalan yang bisa kita lalui untuk mencapai apa bapak-ibu yang harapkan. Pemkab Madina dan jajaran prihatin dan belasungkawa atas insiden ini,” lanjutnya.
Saipullah pun menawarkan Mess Pemda Madina yang ada di Muara Batang Gadis untuk difungsikan sementara dalam kantor pelayanan masyarakat.
“Seperti disampaikan Pak Kapolres tadi, meski dalam suasana seperti ini Kamtibmas harus tetap berjalan,” imbuhnya.
Di sisi lain, Bupati Madina juga menerangkan kepada masyarakat soal startegi setiap kantor atau institusi. Bupati mengatakan, Polisi memiliki cara-cara dalam berkerja sebagai penegak hukum.
“Polisi itu memiliki kewenangan dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan suatu kasus. Percayakan kepada mereka sampai pelakunya tertangkap. Kita bisa memberikan masukan, tetapi tidak boleh intervensi. Meraka (Polri) sudah punya keahlian, juga sudah disekolahkan, dan sudah disumpah jabatan untuk melaksanakan tugas itu,” ungkap Bupati Madina.
Terkahir, Bupati Madina meminta masyarakat Singkuang I dan Singkuang II pada Senin 22 Desember 2025 bersama-sama gotong-royong membersihkan Markas Polsek Muara Batang Gadis yang sudah terbakar untuk dibangun kembali melalui anggaran swadaya atau lainnya.
“Karena bagaimanapun kantor itu harus dibangun sampai selesai sebagaimana sebelumnya,” tutup Bupati Madina. (FAN)






