MADINA – Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, memberikan instruksi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera menangani kerusakan jembatan gantung (rambin) di Desa Sipogu, Kecamatan Batang Natal.
Instruksi ini disampaikan langsung oleh Bupati saat mendengar keluhan warga dalam kegiatan Safari Ramadan pada Jumat (13/3/2026). Warga mengeluhkan kondisi infrastruktur yang terhambat, padahal jembatan tersebut merupakan akses vital menuju lahan pertanian.
Bupati juga mengapresiasi inisiatif warga Desa Sipogu yang sebelumnya telah mengumpulkan dana secara sukarela untuk memperbaiki rambin tersebut. Namun, dana yang terkumpul belum cukup untuk menutupi total biaya perbaikan.
“Masyarakat sudah mengumpulkan uang secara sukarela, namun masih kekurangan anggaran. Saya minta Dinas PUPR segera turun ke lokasi dalam waktu dekat untuk meninjau dan melakukan perbaikan agar akses ke kebun dan sawah kembali lancar,” ujar Saipullah.
Tokoh masyarakat setempat, Ilhamuddin Hasibuan, menjelaskan bahwa kerusakan terjadi akibat curah hujan tinggi dan dampak Siklon Senyar pada akhir November 2025 lalu. Warga telah mengumpulkan dana hingga Rp60 juta, namun bantuan pemerintah sangat diharapkan untuk tahap akhir.
“Kami berharap perbaikan tidak menunggu tahun depan. Intinya tinggal pemasangan tali sling agar jembatan bisa digunakan kembali,” ucap Ilhamuddin.
Selain masalah infrastruktur, Bupati Saipullah juga memberikan jaminan terkait stabilitas ekonomi dan energi menjelang lebaran.
Bupati menyampaikan bahwa saat ini kenaikan harga masih di angka wajar (5%). Pemerintah baru akan melakukan intervensi pasar jika kenaikan menyentuh angka 20 persen.
“Terkait stok BBM masyarakat diminta tidak panic buying. Pertamina telah memastikan seluruh SPBU terisi penuh, ditambah cadangan dua tangki ekstra untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama mudik Lebaran,” pungkasnya. (FAN)






