MADINA – Bupati Mandailing Natal (Madina) H.M Ja’far Sukhairi Nasution bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Madina Muhammad Iqbal, SH MH keliling stand semarak pesta buah promosi UMKM dan bazar produk unggulan Desa di Kecamatan Tambangan, Kamis (20/2/2025).
Bupati Madina menyebut cita rasa durian dari Kecamatan Tambangan sungguh lezat dan enak. Durian yang dipajang pada setiap stand yang dicicipi luar biasa, rasanya tak kalah dari durian jenis Musang King.
“Evant pesta semarak buah di Kecamatan Tambangan sudah kedua kalinya diselenggarakan. Rasa dari pertama evant hingga evant kedua ini tetap sama. Hari ini kita sudah cicipi durian di seluruh stand, Alhamdulillah rasa duriannya luar biasa, lezat dan enak,” kata Sukhairi Nasution.
Bupati berharap kepada seluruh elemen di Kecamatan Tambangan, mulai dari camat, kepala desa dan masyarakat untuk membudidayakan tanaman durian. Pasalnya, cita rasa durian dari Tambangan tidak kalah dari durian Musang King.
Sukhairi juga mengapresiasi penyelenggaraan semarak pesta buah termasuk kepada jajaran Kejaksaan Negeri Madina yang telah mendukung acara tersebut sehingga berjalan sukses.
“Kerja sama yang baik, komunikasi yang baik, akan menghasilkan kegiatan yang sangat baik dan sukses,” ujarnya.
Bupati Sukhairi berencana akan menjadikan semarak pesta buah promosi UMKM dan bazar produk unggulan Desa menjadi evant tahunan di tingkat kabupaten.
“Tanpa promosi, semua produk itu tidak ada artinya. Terima kasih juga kami sampaikan kepada rekan-rekan media yang telah ikut serta membantu mempromosikan sehingga durian di Kabupaten ini dikenal luas oleh masyarakat di luar daerah,” ucap bupati.
Sebelumnya, Kejari Madina Muhammad Iqbal, SH MH menyampaikan kepada seluruh tamu undangan dalam semarak pesta buah di Tambangan bahwa Kejaksaan Negeri Madina siap mendorong dan mempromosikan produk UMKM yang ada di Madina.
Selain itu, Kajari Muhammad Iqbal mengaku pihaknya juga siap memberikan pendampingan hukum pada produk UMKM di Madina.
Iqbal menginginkan produk UMKM dari Madina dikenal lebih luas oleh masyarakat, baik itu di kancah nasional, hingga internasional. (FAN)






