PANYABUNGAN, – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution menerima kunjungan silaturahmi pimipinan cabang BPJS Tenaga Kerja, Padang Sidempuan dan BPJS-TK Panyabungan Kamis (17/3/2022)
Bupati didampingi Sekretaris Daerah, Gozali Pulungan.
Gozali mengatakan, koordinasi antara Pemkab Madina dengan BPJS-TK selama ini terjalin dengan baik.
“Dan program BPJS-TK secara bertahap sudah kita laksanakan, seperti kepesertaan jasa konstruksi, kepesertaan kepala desa beserta perangkatnya. Dan, untuk tahun 2022 kepesertaan pegawai non ASN telah kita alokasikan karena ini sudah amanah konstitusi, dan peraturan Bupati juga telah kita terbitkan,” kata Gozali
Bupati, Sukhairi Nasution menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Madina mendukung program BPJS Tenaga kerja
“Kalau sudah berdasarkan peraturan, kita sangat mendukung. Terkait kepesertaan pegawai non ASN, pada bulan Maret ini datanya sudah bisa diserahkan ke BPJS. Karena ini juga upaya perlindungan bagi seluruh pegawai kita,” kata Sukhairi.
Di sisi lain, Sukhairi mengatakan perusahaan swasta yang ada di Madina sudah ditekankan pemerintah daerah agar mendaftarkan seluruh pekerjanya ikut kepesertaan BPJS Tenaga Kerja.
Kepala BPJS-TK Padang Sidempuan menyampaikan, berdasarkan data dinas Dukcapil, jumlah penduduk Madina kurang lebih 489.912 orang.
“Dari jumlah itu, ada 69.256 pekerja dengan pemberi kerja, ini terus kita imbau dan perkuat dengan peraturan daerah, ada 155.235 pekerja informal dan rentan yang perlu perlindungan jaminan sosial, selebihnya bukan coverage jaminan sosial Ketenagakerjaan,
“Jadi fokus kita kepada 155.235 pekerja rentan ini untuk dapat kita bantu jika terjadi kecelakaan kerja dan meninggal dunia. Bisa menggunakan APBD dan 16 perusahaan besar yang menurut data kami bisa menggunakan CSR nya. Sehingga jika masyarakat pekerja rentan tersebut meninggal dunia akan mendapatkan santunan senilai 42 juta rupiah dan dapat mencegah terjadinya kemiskinan. Sehingga pemerintah hadir dalam menyejahterakan masyarakat. Kami berharap jika APBD dan CSR perusahan dapat diakomodir diperkiraan dapat membantu sebanyak 77.800 tenaga kerja dengan total iuran senilai Rp. 15.684.480.000,” jelasnya.
Hadir dalam pertemuan ini, Kepala BPJS-TK Madina, Bahri Harahap didampingi Kabid Kepesertaan, Yuliandi Sahputra. Turut mendampingi, AR Pasang Sidempuan, Yurwiriadi, Petugas Wasrik Padang Sidempuan, M.Faisal Rizky, ARP Mandailing Natal, Doly Irawan Daulay. (MN-01)












