MADINA, Mohga – pelaksanaan salat ied hari raya Idul Adha 1443 H di masjid agung Nur Ala Nur Panyabungan Kabupaten Madina berjalan lancar dan jamaahnya riang gembira, Kamis (29/6/2023)
Salat ied dimulai sekitar pukul 7.00 Wib, Bupati Madina H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution dan keluarga tiba ke masjid agung sekitar pukul 7.05 Wib, di dalam masjid sudah berjejer ribuan jamaah dengan gema takbir bersahutan.
Usai muazzin menyerukan iqomah, imam masjid agung Alhafiz maju memimpin salat ied diikuti jemaah. Di jejeran saf pertama tampak Bupati Madina juga diisi Ketua Majelis Ulama Indonesia bersama para tokoh agama, pimpinan organisasi perangkat daerah dan masyarakat. Seusai salat ied, lalu ustaz H. Sabirin Rangkuti LC naik ke mimbar membacakan khutbah.
Dalam penyampaiannya H. Sabirin Rangkuti menceritakan kisah Nabi Ibrahim Alaihissalam yang mendapat perintah dari Allah SWT melalui mimpi untuk menyembelih putranya Nabi Ismail Alaihissalam.
Lalu Nabi Ibrahim mengajak putranya berdiskusi dan menyampaikan perihal mimpinya itu. Bukannya penolakan yang datang dari Nabi Ismail, melainkan Nabi Ismail dengan senang hati menerima perintah Allah itu. Dan peristiwa inilah awal dari suruhan umat Islam untuk berkurban
“Ini salah satu menandakan bahwa kita dianjurkan berdiskusi dengan anak-anak kita tentang suatu hal penting untuk diri mereka dan masa depannya,” kata Sabirin
Ustaz Sabirin juga menjelaskan makna dari ibadah berkurban sebagai ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, juga mengingatkan umatnya selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah.
Usai khutbah, seluruh jemaah bersalam-salaman. Sesama jemaah laki-laki, begitu juga dengan sesama jemaah perempuan.
Seketika jemaah ke luar dari masjid, di pelataran masjid sudah tersedia berjejer makanan, mulai dari nasi lengkap dengan lauknya, ada juga lontong sayur, gorengan, dan makanan ringan lainnya. Para jemaah mengambil posisi lalu makan bersama, termasuk Bupati Madina dan para pejabatnya yang bergabung dengan jemaah untuk sarapan bersama.
“Tadi tidak sempat sarapan di rumah takut ketinggalan. Alhamdulillah selesai salat tadi sudah tersedia makanan, semua jemaah tadi ikut makan, ada juga pak bupati. Senang sekali karena anak-anak juga tadi minta ikut tapi belum sarapan. Terima kasih nazir masjid agung dan Pemkab Madina,” sebut Rahmat Nasution, jemaah salat ied masjid agung kepada wartawan.
Setelah makan bersama jemaah, Bupati Madina dan keluarga berjalan menuju lokasi pemotongan hewan kurban yang masih di komplek masjid agung. Bupati dan keluarganya ikut berkurban.
“Alhamdulillah semoga ibadah kurban kita semua dapat diterima Allah SWT, dan bagi masyarakat kita yang sedang berada di tanah suci menunaikan ibadah haji juga menjadi haji mabrur dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Bupati Madina usai menyaksikan hewan kurbannya disembelih. (MN-01)












