Bupati Madina Berang: Kalau Ada Oknum Pungli Seleksi P3K Lapor Saya!

MADINA, Mohga – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Ja’far Sukhairi Nasution kembali meluruskan informasi miring yang beredar di sosial media maupun di lapangan tentang bayar membayar dalam rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K).

Bupati menegaskan isu tersebut tidak benar bahkan tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh oknum oknum yang mengatakan.

Bupati meminta kepada seluruh wartawan memberikan data rill kepadanya tentang persoalan tersebut.

“Saya mohon kepada rekan-rekan wartawan memberikan datanya jika ditemukan. Jangan menyebar isu-isu tuduhan yang tidak bertanggungjawab, 24 jam saya siap jika memang ada orang atau sekelompok yang tak bertanggungjawab melakukan kutipan, jangan nanti pemerintah yang disalahkan sehingga masyarakat tertipu,” tegasnya.

“Wartawan juga saya mohon harus ikut serta mengawasi sehingga isu yang muncul itu terjawab,” tambahnya.

Diketahui, statemen ini disampaikan Bupati Madina saat berkunjung ke SDN 081 yang berada di Jalan Bakti ABRI Kelurahan Panyabungan II, Jum’at (25/11/2022).

Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis ikut serta mendampingi Bupati. Pemerintah daerah dan DPRD kata Sukhairi akan terus bekerja dalam memperjuangkan hak-hak guru termasuk tetap memperpanjang kontrak kerja guru honorer.

“2023 guru akan tetap mengabdi, begitu juga dengan gaji yang tidak dipotong, ini akan tetap. Seluruh guru saya imbau jangan khawatir, ini merupakan komitmen pemerintah daerah dan DPRD dalam hal menghargai perjuangan yang kalian torehkan,” ujarnya. (MN-08)