PANYABUNGAN, – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Ja’far Sukhairi Nasution mengadakan rapat mendadak menyikapi peristiwa keluarnya semburan lumpur dan H2S dari sumur welpad T perusahaan panasbumi PT SMGP, Minggu (24/4/2022)
Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Atika Azmi Utammi, Kapolres Madina AKBP Muhammad Reza SIK dan instansi pemerintah terkait.
Kepada MohgaNews, Bupati Ja’far Sukhairi Nasution menyebut, dari rapat itu dihasilkan pembentukan posko penanganan terpadu untuk menangani dampak yang akan dialami masyarakat
“Tadi kita sudah gelar rapat bersama, ada pak Kapolres juga. Intinya, kita sepakati membentuk posko penanganan terpadu. Di dalamnya ada satgas evakuasi dan tim lainnya,” sebut Sukhairi
Hal ini juga dibenarkan Kapolres Madina AKBP Muhammad Reza.
“Posko ini rencananya di kantor camat setempat, tim yang bekerja gabungan. Ada beberapa tim dan satgas,” kata Reza.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Sibanggor Julu dilarikan ke rumah sakit umum Panyabungan setelah terjadi semburan dari wel kick pad T, PT SMGP. Pihak perusahaan membenarkan kejadian ini.
Dalam keterangannya, sampai pernyataan ini dibuat, tim teknik sedang berupaya untuk melakukan penutupan sumur tersebut. Kejadian ini menyebabkan korban yang terpapar H2S dari kru Rig sebanyak 2 orang, dan 15 orang dari warga sekitar, dan sudah dibawa ke RSUD Madina. (MN-08)






