PANYABUNGAN,- Jumlah pasien penyakit Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan tersisa 4 orang.
Tiga orang dari empat pasien covid-19 ini merupakan penduduk dari luar Kabupaten Madina yakni dari Kabupaten Tapanuli Selatan, Serdang Bedagai dan Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat.
Direktur RSUD Panyabungan, dr Rusli SP THT kepada MohgaNews, Rabu (1/9/2021) menerangkan, keberadaan pasien dari luar daerah ini merupakan pasien rujukan.
“Sebelumnya kita tidak mengetahui pasien itu dari mana, bisa jadi dia berkunjung ke Madina. Pada dasarnya dia datang berobat ke rumah sakit ini kita tangani, ada juga yang dirujuk dari rumah sakit lain untuk melahirkan,” kata dr Rusli.
Dokter Spesialis THT (Telinga, Hidung dan Tenggorokan) ini menyebut hasil menyatakan pasien terpapar covid-19 masih merujuk dari hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) di laboratorium Biomedik Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang Sumatera Barat.
“Hasil positif terpapar covid-19 di RSUD Panyabungan masih merujuk pada PCR Sumatera Barat. Untuk penanganan pasien yang kita isolasi tahap pemeriksaan dilakukan setiap hari. Biasanya pasien covid-19 masa penyembuhan berlangsung 14 hari saja, namun apabila dia masuk pas tidak gejala awal, biasanya 10 hari saja,” jelasnya.
Sekadar informasi, data perkembangan covid-19 di Madina merujuk dari data update Satgas tanggal 31 Agustus 2021. Jumlah pasien Terkonfirmasi (Positif) tinggal 20 orang, meninggal terkonfirmasi 43 orang.
Dari 23 Kecamatan di Kabupaten Madina. 20 terkonfirmasi itu berada di Kecamatan Panyabungan. (MN-08)






