MohgaNews|Madina – akses jalan menuju Kecamatan Ulu Pungkut Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami longsor pada Sabtu pagi (5/9/2020).
Di lokasi terlihat bongkahan batu besar serta material tanah dari bukit di pinggir jalan menutup badan jalan. Tidak ada korban jiwa tetapi akibat timbunan longsor tersebut arus lalu lintas menuju pedesaan di Kecamatan Ulu Pungkut terganggu.
Kepala dinas PUPR Kabupaten Madina Subuki Nasution yang dihubungi MohgaNews menyebut pihaknya sudah koordinasi dengan UPT balai jalan jembatan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
“Kejadiannya hari Sabtu pagi, kita sudah koordinasi dengan UPT yang di Kotanopan, karena status jalan adalah provinsi, bukan Kabupaten,” kata Subuki.
Warga setempat yang dihubungi MohgaNews menyebut penyebab longsor dikarenakan hujan deras mulai Jumat malam.
“Mulai malamnya hujan deras, paginya kita melihat jalan sudah longsor, dan sampai sekarang belum juga bisa dilalui kendaraan roda 4, yang bisa lewat hanya sepeda motor,” kata warga
Warga pun menyesalkan lambatnya bantuan penanganan pemerintah dalam hal ini UPT jalan dan jembatan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Kotanopan.
Menanggapi kejadian tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madina Erwin Efendi Nasution SH kepada MohgaNews mendesak UPT balai jalan jembatan Pemerintah Provinsi Sumut yang bertempat di Kotanopan harus segera menangani longsor menutupi badan jalan ke kecamatan Ulu Pungkut.
“Sudah jelas itu status jalannya milik pemerintah provinsi. Saya meminta mereka harus segera menangani longsor, ini sudah hari kedua, jangan sampai musibah ini menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat,” kata Erwin.
Ia juga meminta musibah longsor tersebut jangan menyalahkan Pemerintah Kabupaten Madina
“Karena status jalannya provinsi, itu di luar tanggung jawab daerah Kabupaten Madina. Kita harus bisa melihat kesitu. Kabupaten sifatnya membantu dan berkoordinasi,” tambahnya. (MN-12)






