Cari Sekda Definitif, Bupati Madina Utamakan Opsi Manajemen Talenta

Madina22 Dilihat

MADINA – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyiapkan dua skema untuk mengisi posisi Sekretaris Daerah (Sekda) definitif, yakni melalui sistem manajemen talenta (talent pool) dan lelang terbuka atau assessment.

Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, menyampaikan bahwa pihaknya telah menandatangani kerja sama dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menerapkan skema manajemen talenta sebagai opsi utama.

“Kalau talent pool itu sudah jalan, kemungkinan tidak ada assessment. Kita akan memilih satu dari sembilan pegawai. Kemungkinan saya bisa saja tidak mengambil dari sini, bisa mengambil dari pusat, provinsi, atau kabupaten lain,” kata Saipullah, Senin 31 Agustus usai melantik 9 pejabat eselon II hasil seleksi JPTP.

Ia menambahkan, keberadaan sistem talent pool memberikan fleksibilitas bagi pemerintah daerah dalam menjaring kandidat terbaik dari mana saja. Namun, jika mekanisme ini dinilai kurang efektif, Pemkab Madina siap mengalihkan proses ke lelang terbuka.

“Anggaran kita untuk assessment masih ada. Kalau opsi ini diambil, mungkin bisa segera kita laksanakan,” jelasnya.

Menanggapi pertanyaan terkait pelantikan sembilan pejabat yang ada yang tidak sesuai dengan nomor urut hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), Saipullah menegaskan bahwa penunjukan pejabat sepenuhnya merupakan hak prerogatif kepala daerah.

Ia menekankan bahwa seorang bupati membutuhkan jajaran yang mampu bekerja sama secara efektif dalam merealisasikan berbagai program dan kebijakan daerah.

“Bupati tidak bisa bekerja sendiri dan harus bekerja sama dengan para OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Tentu saya akan mencari tim yang bisa bekerja sama serta dapat menjalankan ketentuan maupun kebijakan yang ditetapkan,” pungkasnya. (FAN)