MADINA – petani kopi di Kabupaten Madina saat ini bergembira disebabkan harga gabah basah kopi arabika khususnya di Koperasi Kopi Mandailing Jaya menyentuh Rp. 42 ribu perkilo, harga tertinggi sepanjang masa.
Demikian di jelaskan Ketua KSU Kopi Mandailing Syafruddin Lubis kepada wartawan, Selasa (14/10/2025)
Syafruddin menjelaskan harga tentu saja masih bisa lebih tinggi tergantung kualitas gabah yang dibawa petani, sesuai dengan standar mutu yang ada.
“Harga gabah Kopi saat ini Rp 42 ribu perkilo, namun harga tersebut masih bisa lebih tergantung kualitas dan kadar air gabah kopi tersebut,” ujarnya.
ia juga menjelaskan, melihat permintaan terhadap kopi Arabika saat ini cukup tinggi baik di dalam maupun di luar negeri, akan berdampak bagus dalam peningkatan harga gabah.
Di sisi lain, Syaf juga berharap ada percepatan realisasi Program FOLUR atau Food Systems, Land Use, and Restoration (Sistem Pangan, Penggunaan Lahan, dan Restorasi) di Mandailing Natal khususnya pada program kopi, singga kuantitas kopi arabika Mandailing dapat meningkat.
“Kopi hari ini bukan komoditi yang dipandang sebelah mata, kopi menyejahterakan petaninya dan membuka lapangan kerja yang padat karya bagi masyarakat,” tutup Syafruddin. (MRL)






