Reka Ulang Pembunuhan di Natal: Yunus Sempat Nyantai Merokok Sebelum Mengubur Diva

MADINA – Unit PPA Satuan Reserse Kriminal Polres Mandailing Natal (Madina) selesai melakukan rekonstruksi atau reka ulang pada peristiwa pembunuhan yang terjadi di perkebunan Mitra KUD di Desa Taluk, Kecamatan Natal, Rabu (10/9/2025).

Rekonstruksi peristiwa pembunuhan yang dilaksanakan itu, tersangka adalah Yunus Saputra, dan korban adalah Diva Febriani, seorang calon Paskibra 2025 di Kecamatan Natal. Rekonstruksi dilakukan di Lapangan Multi Fungsi Tantya Sudhirajati Mapolres Madina.

Plt Kepala Seksi Humas Polres Madina Iptu Bagus Seto, SH, mengatakan rekonstruksi dilakukan bagian dari proses penyidikan untuk membuat perkara pidananya semakin terang.

“Rekonstruksi hari ini dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum sebagai penuntut. Rekonstruksi ini ada 25 adegan dengan 5 TKP,” kata Bagus Seto.

Yunus bonceng Diva Febriani ke tempat penguburan berjarak 200 meter dari jurang tempat Diva dibunuh-dilecehkan

Bagus menerangkan, rekonstruksi tersebut juga bertujuan untuk memfaktakan alat bukti yang mereka dapatkan mulai dari perencanaan hingga terjadinya peristiwa pembunuhan.

“Jadi adegan dari rekonstruksi ini kita lakukan dengan berdasarkan alat bukti. Jadi semua adegan ini sudah sesuai dengan fakta,” jelas Bagus Seto.

Berikut di bawah ini 25 adegan yang dibacakan personel Unit PPA Satreskrim Polres Madina yang disaksikan oleh 4 orang Jaksa di Kejaksaan Negeri Madina.

Adegan 1. Yunus menyetop Diva Febriani di pinggiran jalan ketika Diva hendak pulang ke rumahnya.

Adegan 2. setelah Yunus menyetop Diva, Yunus langsung membonceng Diva. Diva duduk di jok belakang sepeda motor dengan boncengan gaya pria.

Adegan 3. Yunus membawa Diva ke sebuah lokasi yang disebut tempat mengambil sparepart sepeda motor di perkebunan Mitra KUD. Setelah sampai di lokasi, Yunus langsung menyuruh Diva untuk menelepon nomor telepon yang disebut Yunus, ketika Diva pegang handphone, Yunus langsung merampas handphone itu lalu melarikan diri.

Adegan 4. Yunus berlari ketika merampas handphone. Saat itu Diva teriak minta tolong, lalu Yunus membuang handphone sebelah kanan tempat pelarian Yunus.

Adegan 5. Melihat Diva mengejar, Yunus langsung balik badan, lalu menangkap Diva dan mencekik leher denga tangan kanan dan menutup mulut dengan tangan kiri sehingga Diva terjatuh di atas tanah gundukan di tepi tebing.

Adegan 6. Diva merasa takut dan berteriak kencang.

Adegan 7. Setelah Diva dalam kondisi lemas karena dicekik, Yunus melepaskan tangan dari lengan dan mulut. Diva yang lemas saat itu, lalu sadar, dan mendorong Yunus. Sontak Yunus memegang leher baju menggunakan kedua tangan. Lalu Yunus dan Diva jatuh ke lereng jurang berdua.

Adegan 8. Lokasi lereng jurang tempat Diva dan Yunus jatuh dengan kedalaman 4 meter. Posisi keduanya saat jatuh posisi telentang berhadapan.

Adegan 9. Karena diva berteriak minta tolong, Yunus berniat untuk membunuh Diva melakukan pencekikan dengan dua tangan. Yunus naik bagian atas tubuh Diva. Diva lemas dan tidak bisa berbuat apa apa.

Adegan 10. Yunus memukul dahi sebelah kanan Diva dengan sekuat tenaga menggunakan tangan kanan.

Adegan 11. Yunus memastikan Diva apakah sudah meninggal dengan nadi di tangan kiri Diva. Setelah itu Yunus memastikan Nadi tak bergerak lagi.

Adegan 12. Di atas Diva, Yunus membuka baju dan bra dengan posisi Yunus di samping kiri. Membuka baju dan bra Diva dari bawah ke atas.

Adegan 13.Yunus mengangkat tubuh Diva, memegang punggung dan paha dari badan sebelah kiri dan membawa menuju lereng gunung yang semak semak jarak sekitar 4 meter tempat Yunus mencekik Diva.

Adegan 14. Yunus meletakkan Diva di semak semak dengan posisi telentang. Lalu membuka celana dan celana dalam Diva. Meletakkan celana di samping kiri dari Yunus. Yunus melihat ada Softex yang lengket di alat kelamin Diva. Yunus melepas Softex dengan tangan kanan lalu membuang softex ke semak semak.

Adegan 15. Setelah Diva telanjang bulat, lalu memegang areal sensitif tubuh Diva bagian atas, dan menghisap selama 1 kali.

Adegan 16. Tidak puas, Yunus memasukkan jari telunjuknya ke alat kelamin Diva sembari mengisap areal sensitif korban dari sebelah kanan.

Adegan 17. Yunus mengambil celana dan baju, dan pergi ke sepeda motor Diva, lalu memasukkan pakaian Diva ke tas Diva, lalu diletakkan di depan pijakan depan sepeda motor.

Adegan 18. Yunus pergi membawa sepeda motor ke puncak gunung, meninggalkan Diva dalam keadaan telanjang. Yunus sempat merokok di atas sepeda motor, dan menemukan sebuah lobang bekas galian Ekskavator di pinggir tempat ia merokok.

Adegan 19. Yunus kembali menuju tempat Diva dengan mengendarai sepeda motor Diva. Yunus Parkir 15 meter dari tempat Diva, lalu Yunus mengangkat Diva ke sepeda motor.

Adegan 20. Yunus meletakkan tubuh Diva di atas sepeda motor dengan posisi telentang. Yunus menahan badan Diva dengan tangan kiri, tangan kanan untuk gas sepeda motor. Lalu membawa ke lobang galian dengan jarak sekitar 200 meter.

Adegan 21. Mengangkat Diva dari atas sepeda motor menggunakan dua tangan lalu meletakkan di pinggir lobang bekas galian. Yunus mendorong Diva ke dalam lobang dengan posisi telentang.

Adegan 22. Yunus turun ke lobang, lalu menggeser dengan cara mendorong Diva ke pinggir di dalam lobang.

Adegan 23. Yunus mengambil sepotong kayu di pinggir lobang, lalu mengorek dinding lobang sehingga tubuh Diva tertutup tanah.

Adegan 24. Setelah itu, Yunus naik ke atas lobang dan mengambil ember berwarna putih terletak di pinggir lobang. Yunus meletakkan ember itu di bagian kepala Diva. Dan meletakkan kayu di atas kaki.

Adegan 25. Yunus naik ke atas menuju sepeda motor, dan melepas les stiker sepeda motor warna pink milik Diva dengan waktu lebih kurang 10 menit, lalu Yunus pergi ke Desa Dikara-kara 1. (FAN)