IPK Harap Aksi Demonstrasi di Madina Berjalan Kondusif, ini Kata Mahasiswa

MADINA – Ketua DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Muhammad Syafril, M.Si, turut merespons rencana aksi demonstrasi yang akan dilaksanakan di Kabupaten Madina oleh mahasiswa dan masyarakat ke Kantor DPRD pada, Rabu (3/9/2025).

Syafril mengimbau kepada seluruh mahasiswa yang ikut terlibat dan juga kepada masyarakat agar tetap mengedepankan aturan yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Di Muka Umum.

Syafril mengimbau kepada seluruh peserta aksi yang nantinya ikut terlibat untuk tidak berbuat anarkis ketika penyampaian aspirasi hingga dinyatakan selesai.

“Saya yakin demonstrasi di Madina nantinya akan berlangsung dengan aman, nyaman, dan kondusif. Warga Madina itu cinta damai,” imbuh dia.

Sebelumnya diberitakan, Syafril juga mengeluarkan statement untuk menyikapi situasi saat ini tentang aksi demonstrasi yang mengarah pelanggaran hukum.

IPK Madina, kata Syafril, juga mengimbau kepada seluruh pemuda di Madina agar tidak terpancing dan tidak terprovokasi dengan adanya beberapa aksi demonstrasi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Menurutnya, pemuda harus bijak dalam menilai situasi ini. Sebab, diduga banyak pihak yang ingin Republik Indonesia tidak aman, nyaman dan kondusif.

“Kita harus tetap jaga kamtibmas. Kita jaga ketertiban umum. Kita jaga kenyamanan bermasyarakat di Kabupaten Madina ini. Sama-sama kita ketahui Madina adalah masyarakat di dalamnya cinta damai,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Madina Rajab Husein membenarkan pihaknya bakal ikut terlibat dalam aksi demonstrasi di Gedung DPRD Madina pada Rabu mendatang. Ia menyebut pihaknya bersama Ormawa (Organisasi Kemahasiswaan) lainnya masih melakukan konsolidasi kepada masyarakat.

“Aksi ini mengundang seluruh mahasiswa dan masyarakat umum,” jelas Rajab Husein.

Rajab menegaskan, mereka semua yang terlibat dalam aksi akan mengupayakan aksi demonstrasi berjalan dengan aman dan kondusif.

“Ini masih kami bahas secara berulang-ulang agar jangan sampai ada provokator dan pemancing kerusuhan saat aksi berlangsung,” imbuh dia.

Terkait titik aksi demonstrasi, Ketua GMNI Madina ini menjelaskan pihaknya hanya berfokus ke Kantor DPRD Madina di Komplek Perkantoran Payaloting.

“Aksinya memang hanya di Gedung DPRD, tapi tuntutan untuk Polisi tetap ada,” ungkap Rajab Husein. (FAN)