Presiden Prabowo Launching KMP 19 Juli, 1 Desa di Madina Terpilih jadi Model Percontohan

MADINA – Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih Sibanggor Jae, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terpilih dari 103 Koperasi Merah Putih (KMP) di Indonesia sebagai model percontohan atau mockup.

Presiden Prabowo Subianto akan Gran Launching 103 KMP terpilih di Indonesia dari Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada Sabtu 19 Juli 2025 mendatang.

Terpilihnya KopDes Merah Putih Sibanggor Jae dihimpun dari Bupati Madina Saipullah Nasution. Bupati mengatakan, hanya 2 KopDes Merah Putih di Sumut yang layak jadi model percontohan pada peluncuran nantinya, yakni 1 Desa dari Madina dan 1 Desa dari Kota Binjai.

Bupati Madina mengatakan, 80 ribu KopDes Merah Putih di Indonesia berlaku operasional pasca peluncuran oleh Presiden. Namun dari jumlah tersebut, dipilih 103 koperasi di desa yang sudah jalan, juga sudah beroperasi langsung untuk dilaunching Presiden dari Kabupaten Klaten.

“Di antara 103 ini, Sumut saat itu mendapat kuota 10 KopDes Merah Putih. Tetapi dari 10, hanya 2 yang lolos seleksi yakni dari Madina dan Binjai,” kata Bupati Madina di Aula Kantor Bupati, Selasa (8/7/2025).

Bupati menyebut, prestasi yang membanggakan ini patut disyukuri. Pasalnya, dari 33 kabupaten/kota yang ada di Sumut, Madina terpilih sebagai KopDes Merah Putih model percontohan yang akan dilaunching Presiden Prabowo Subianto.

“Jadi posisi saat ini, ada 14 BUMN sedang berada di Desa Sibanggor Jae melakukan asistensi agar nantinya pada saat Presiden Gran Launching, kemungkinan ada momen dialog dengan kita, semua sudah siap kita kerjakan,” jelasnya.

KopDes Sibanggor Jae, kata Bupati Madina memiliki sejumlah gerai, seperti apotek sehat, logistik, sembako, gudang siap beroperasi, LPG, pupuk, dan gerai lainnya.

Bupati berharap kepada Dinas Koperasi dan UKM, PMD, dan camat untuk bisa terus-terusan menginisiasi KopDes Merah Putih yang lainnya di Madina agar bisa mengejar koperasi yang sudah berjalan.

“Kita harus bisa melihat dan menyesuaikan potensi apa yang bisa dikembangkan di desa itu sehingga masyarakat di desa melalui bantuan dana yang dikucurkan pihak koperasi bisa meningkat perekonomiannya,” ungkapnya.

Bupati menyatakan, pembentukan kepengurusan KopDes Merah Putih disertakan badan hukumnya di Madina selesai 100 persen sejak 22 Juni 2025. Hal ini tercapai berkat kerja sama semua pihak yang terlibat. (FAN)