MADINA – menjelang Pemilihan Bupati Mandailing Natal, masyarakat berharap semua kandidat memperioritaskan Pendidikan dan pengelolaan sumber daya alam yang baik.
Kekayaan alam Mandailing Natal sudah tidak asing lagi untuk jadi bahan perbincangan dikalangan masyarakat, mulai dari potensi wisata, kuliner, hasil laut, pertambangan, adat budaya, pertanian dan wisata religi.
Potensi kekayaan yang dimiliki kabupaten Mandailing Natal harus dikelola dan dikembangkan dengan baik untuk meningkatkan PAD dan ekonomi bagi masyarakat, tentu dalam pengembangan tersebut dibutuhkan skill atau kemampuan yang mumpuni, baik dalam Ilmu pengetahuan dan teknologi.
Demikian disampaikan tokoh pemuda Tan Gozali Nasution. ia mengharapkan kepada seluruh kandidat yang akan maju pada Pilkada Madina untuk lebih memperhatikan pendidikan dan skill dalam pengembangan dan pengelolaan SDA yang baik guna meningkatkan PAD dan kesejahteraan masyarakat.
“Masyarakat membutuhkan sosok bupati yang visioner ke depan untuk melatih skill dan pendidikan generasi muda untuk menangkap banyak peluang ini. Anggaran APBD, Dana desa dan Csr perusahaan harus dimaksimalkan untuk pendidikan dan mendorong penambahan skill generasi muda seperti pelatihan tenaga kerja sesuai kebutuhan kemajuan iptek dan pasar, bupati ke depan harus juga dapat mengkelola kekayaan alam yang sangat luar biasa dimiliki Madina untuk menggali potensi, peningkatan PAD dan juga pemberdayaan serta kesejahteraan masyarakat sekitar,” kata Tan Gozali, Selasa (7/5/2024)
Selain itu Tan Gozali juga menyinggung Kopi Mandailing yang sudah mendunia tapi malah yang ada di warung-warung kopi di Madina malah kopi dari luar dan juga kebutuhan Dapur seperti Ikan dan sayuran yang datang dari luar, tetapi di Madina banyak kolam dan mempunyai lahan dan tanah yg subur.
“Faktanya saat ini kita punya brand kopi Mandailing, tetapi yang ada di pasar dan warung-warung kopi, bahannya dari luar belum lagi ikan tawar masuk dari kabupaten luar madina padahal kita punya banyak kolam ikan yang tidak dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat dan dorongan pemerintah,” ujarnya
Tan Gozali juga mendorong kepada Bupati Madina periode berikutnya untuk mendirikan perusahaan-perusahaan daerah, kelompok usaha bersama dan koperasi.
“Kita berharap pemimpin Madina mampu memanfaatkan potensi SDM masyarakat untuk mengelola SDA Madina yang kaya raya bukan hanya mengelola dana APBD yang kebanyakan anggarannya terpakai untuk gaji dan biaya rutin pegawai. Perusahaan daerah juga amat penting untuk mendorong kemajuan perekonomian masyarakat dimasa akan datang,” tutupnya. (SDL)






