Efektivitas Komunikasi Orangtua dan Anak pada Prestasi Belajar

KELUARGA merupakan lingkungan pertama dalam mempelajari berbagai macam hal yang tidak diketahui sebelumnya oleh anak. Didalam sebuah keluarga, seorang anak akan mendapatkan bekal untuk dapat bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.

Hal tersebut tentu dibutuhkan keluarga yang harmonis untuk membentuk individu yang baik bagi seorang anak. Komunikasi yang efektif dapat mempengaruhi prestasi belajar seorang anak. Efektivitas komunikasi antara orangtua dan anak memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk hubungan yang sehat dan harmonis antara keduanya. Komunikasi yang efektif memungkinkan orangtua dan anak untuk saling memahami, mendukung, dan membangun ikatan emosional yang kuat.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi efektivitas komunikasi antara orangtua dan anak di antaranya keterbukaan, empati, kesabaran, konsistensi, komunikasi non-verbal dan mengatasi konflik. Dengan menjaga komunikasi yang efektif antara orangtua dan anak, hubungan keluarga akan menjadi lebih erat, saling mendukung dan menjaga kepercayaan antara orangtua dan anak.

Cara berkomunikasi dengan anak juga kita harus memperhatikan karakter anak. Setiap anak itu “unik” tidak ada anak yang bandel, nakal ataupun bodoh. kita sebagai orangtua harus memahami tipe atau karakter anak. Ada anak yang ektrovert, introvert, sensitif, pendiam dan aktif. Sebelum kita menjudge seorang anak nakal, bandel dan bodoh, kita harus koreksi diri sebagai orangtua. Dimana letak kesalahan kita berkomunikasi dengan anak, apakah kita sudah melakukan pendekatan kepada anak?. Seperti statement sebelumnya setiap anak “unik”.

Seperti hadits yang diceritakan Abu Hurairah RA

Artinya : “Setiap anak yang lahir dilahirkan di atas fitrah (suci). Kedua orangtuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Majusi atau Nasrani.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Dari penjelasan diatas peran orangtua sangat penting dalam membimbing dan mengarahkan anak dalam memilih jalan hidup mereka. Anak bisa bandel, nakal dan bodoh atau sebaliknya itu semua tergantung cara kita berkomunikasi atau cara kita mendidik pada anak.

Selain itu juga seperti hadits yang diriwayatkan Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.” (H.R. Bukhari). Hadits ini mengajarkan kepada orangtua memiliki tanggungjawab besar atas mendidik termasuk dalam berkomunikasi dengan anak-anak kita.

Orangtua perlu menjadi contoh yang baik dan berkomunikasi dengan mereka secara efektif untuk membentuk kepribadian dan karakter yang baik.
Komunikasi yang baik antara orangtua dan anak sangat mempengaruhi keceriaan seorang anak dan mempengaruhi prestasi belajar seorang anak. Anak yang ceria dan berprestasi dambaan setiap orangtua.

Penulis: Anita Fajri Mahasiswa Pascasarjana Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Padangsidimpuan