MADINA, Mohga – angkutan kota Lin 01 jurusan Panyabungan-Siabu dikabarkan pagi ini mengadakan aksi mogok kerja, Kamis (20/7/2023) pagi.
Alhasil pelajar yang sekolah di Panyabungan kesulitan mendapatkan angkutan. Para pelajar pagi ini hingga pukul 8.00 Wib masih banyak yang tidak mendapat tumpangan. Angkot Lin 01 ini mempunyai trayek dari Panyabungan ke Kecamatan Panyabungan Utara, Bukit Malintang, dan Kecamatan Siabu. Diperkirakan seribuan pelajar setiap hari pulang pergi ke Panyabungan mulai dari tingkat SMP sederajat hingga SMA sederajat.
“Satupun tidak ada angkot yang lewat hari ini, kabarnya mogok kerja,” sebut Nikmah, salah seorang pelajar SMA di Panyabungan yang berhasil dihubungi mohganews.
Kapolsek Siabu melalui Kanit Intelkam Aipda Riduan Lubis membenarkan adanya aksi mogok kerja supir angkot Lin 01 trayek Panyabungan-Siabu.
Belum dapat dipastikan penyebab aksi mogok mereka, tapi diperkirakan aksi ini mereka lakukan akibat keberadaan ‘becak oleng’ yang belakangan ini bebas menarik penumpang sehingga supir angkot kesulitan mendapatkan penumpang.
“Untuk sementara penyebabnya karena becak oleng yang beroperasi mengangkut penumpang, sedangkan supir angkot yang punya izin trayek keberatan dan kehilangan penumpang,” katanya.
Menyikapi kondisi, Polsek Siabu juga sudah menyebarkan imbauan agar tetap menjaga kondusifitas. Tiga poin isi imbauan tersebut yaitu:
- Tetap jaga kondusifitas di desa masing masing.
- Sampaikan pada masyarakat kita yang akan bepergian supaya sementara ini gunakan kenderaan masing masing dulu.
- Mohon menghubungi pihak kepolisian jika ada sesuatu hal yang dianggap akan menimbulkan gejolak atau mengganggu kamtibmas.
(MN-01)






