MADINA, Mohga – Sebanyak 42 personel Polri dari berbagai satuan di Polres Mandailing Natal (Madina) diturunkan dalam pelaksanaan operasi patuh toba tahun 2023.
Operasi patuh toba ini berlangsung selama 14 hari sejak tanggal 10 Juni hingga 23 Juni mendatang.
Kapolres Madina AKBP HM Reza Chairul Akbar Sidiq memimpin apel gelar pasukan tersebut. Sejumlah instansi di pemerintah daerah Madina juga dilibatkan dalam pelaksanaan operasi patuh toba seperti TNI dari Polisi Militer (PM), Dinas Perhubungan dan Satpol PP.
Kapolres Madina melalui Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Kompol Muhammad Rusli mengatakan beberapa satuan di Polres Madina ikut dilibatkan dalam operasi patuh toba.
“Satuan intelkam, lalu lintas, samapta, binmas, humas, urkes, logistik dan bagian operasi ikut terlibat dalam operasi patuh toba. Semuanya berjumlah 42 personel dari instansi Polri sendiri,” katanya, Senin (10/7/2023).
“Untuk tambahan di luar Polri kita berkordinasi dengan instansi terkait lainnya,” tambahnya.
Dalam apel gelar pasukan di halaman Mapolres Madina, hadir Kapolres, para pejabat utama serta undangan dari Pemda Madina yang dihadiri oleh sejumlah OPD, TNI dihadiri Pabung Mayor Inf David Sidabutar, Kemudian dari organisasi angkutan darat dan organisasi lainnya.
Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Madina AKP Syamsul Arifin Batubara menjelaskan tujuh poin pelanggaran prioritas akan dilakukan dengan tindakan tilang secara teguran bagi pengendara yang melanggar peraturan berlalu lintas.
Ketujuh poin pelanggaran prioritas itu termasuk, pengemudi ranmor yang gunakan hand phone saat berkendara, pengemudi ranmor yang masih dibawah umur, pengemudi sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang.
Kemudian, tidak menggunakan helm SNI dan safety belt, mengemudikan ranmor dalam pengaruh alkohol, pengemudi melawan arus dan pengemudi ranmor yang melebihi batas kecepatan.
“Meskipun tindakan yang dilakukan sebuah penilangan secara teguran, kami harap pengendara taat dan patuh pada aturan berlalu lintas. Hati-hati berkendara dan hargai pengendara lainnya,” ujarnya (MN-08).






