40 Orang Polwan Diturunkan ke Mompang Julu, Ada Apa Lagi ya?

MohgaNews|Madina – Polres Mandailing Natal (Madina) menurunkan 40 orang personel Polisi Wanita (Polwan) ke Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara, Minggu sore (6/7/2020)

Bersama para Polwan, turut mendampingi personel Babinkamtibmas Polres Madina. Mereka mengunjungi rumah-rumah warga guna bersilaturahmi dan menjalin komunikasi kepada masyarakat terkhusus para kaum ibu paska aksi unjuk rasa berujung bentrok pada hari Senin (29/6/2020) pekan lalu.

Personel Polwan Polres Madina bercengkerama sambil membagikan makanan ringan kepada warga dan anak-anak

“Benar, ada 40 personel Polwan yang berbaur dengan masyarakat di Mompang Julu. Mereka kesana untuk silaturahmi dan menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat. Tentunya hal itu kami lakukan untuk mengobati trauma masyarakat sebagai dampak provokasi dan unras yang berujung anarkis kemarin,” kata Kapolres Madina Ajun Komisaris Besar Polisi Horas Tua Silalahi SIK kepada MohgaNews.

Selain menyambangi dan berdialog dengan masyarakat, para Polwan juga membagikan makanan ringan kepada warga. Kesempatan itu dimanfaatkan mereka untuk menyampaikan pesan-pesan edukatif dan semangat kepada kaum ibu agar tidak khawatir dan tak takut lagi.

“Kita sudah melakukan komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat setempat. Dan di masyarakat sendiri kami berikan himbauan edukatif agar jangan ada ketakutan lagi di masyarakat, kita lakukan pendekatan humanis dengan warga khususnya anak-anak dan kaum ibu,

“Tentunya kami berharap kegiatan ini situasi Kamtibmas di Desa Mompang julu kembali normal sehingga warga masyarakat dapat melakukan aktivitasnya seperti sedia kala,” harapnya.

AKBP Horas tak lupa mengingatkan masyarakat yang sempat melarikan diri agar segera kembali ke rumah.

“Bagi yang tidak terlibat anarkis tidak perlu takut, baiknya pulang ke rumah. Keluarga menunggu di rumah. Soal informasi polisi akan menangkap semua warga yang ikut demo dan terekam, itu tidak benar. Itu salah satu yang kita sampaikan ke warga Mompang Julu, kita harus pulihkan rasa trauma mereka,” ungkapnya.

Terakhir perwira menengah Polri itu mengimbau kepada semua lapisan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan dibujuk melakukan tindakan pelanggaran hukum. Termasuk melakukan aksi demo dengan memblokade jalan agar dihindari. (MN-01)