Vaksinasi Covid-19 di Madina Terus Berlanjut

Panyabungan | program Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus berlanjut meskipun bulan ramadhan.

Instruksi tersebut merupakan surat edaran Menteri Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit nomor HK.02.02/1/801/2021 tanggal 30 Maret 2021 tentang pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi umat Islam di Bulan Ramadhan.

Kepala Dinas Kesehatan Madina, Dr Syarifuddin Nasution melalui Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Maslan Wannahari Harahap SST kepada MohgaNews mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi tetap dilakukan, namun harus meneliti beberapa hal antara lain.

“Memperhatikan kondisi dan keadaan umum sasaran di meja pemeriksaan sebelum vaksinasi, dapat melakukan vaksinasi di siang ataupun malam hari selama bulan ramadhan dengan penjadwalan tempat dan waktu tertentu bagi sasaran lansia maupun tokoh agama, kemudian melakukan sosialisasi dan tindakan korektif yang diperlukan dalam rangka meningkatkan optimalisasi pelaksanaan Vaksinasi dan percepatan peningkatan cakupan Vaksinasi Covid-19,” kata Maslan, Selasa (20/4/2021).

Ia juga menyebutkan jumlah dosis 1 dan 2 vaksin sinovac sudah diterima sebanyak 7.916 dosis. Dengan sasaran dosis 1 untuk tenaga kesehatan sebanyak 1.944 dosis capaian 98,9%, kemudian dosis 1 untuk pelayan publik sebanyak 3.949 dosis sudah terealisasikan dengan capaian 15,6% serta lansia sebanyak 183 dosis capaian 0,6%.

“Untuk dosis 1, vaksin sudah terealisasikan 6.076 dosis vaksin bagi 3 golongan yaitu Nakes, Pelayan Publik dan Lansia, untuk dosis 2 tersisa 2.900 vaksin dan tetap digunakan, untuk Nakes sebanyak 1.919 dosis, pelayan publik 379 dan lansia untuk dosis 2 ini dikosongkan,

“Sesuai dengan surat edaran itu bahwa tidak ada pemberhentian pelaksanaan vaksinasi di bulan ramadhan, kita masih menunggu arahan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumut untuk pertambahan dosis berikutnya,” tambahnya. (MN-08)