MohgaNews|Panyabungan – sejumlah tokoh perantau di pusat ibu kota Jakarta yang berasal dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ‘turun gunung’ untuk memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Dahlan Hasan Nasution-Aswin Parinduri di Pilkada tahun 2020
Mereka yang pertama turun ke Madina yaitu Marsekal Muda (Purn) Syahrul Efendi Lubis, praktisi hukum yang juga pendiri Lembaga Bantuan Hukum Al-Amin yaitu Muhammad Amin Nasution, Dr Khairulsyah yang juga keturunan raja dari Bagas Godang Panyabungan Julu. Kemudian Ali Akbar Lubis yang ahli di bidang pertanian dan ternak lulusan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Agus Muda Nasution yang juga sebagai tokoh masyarakat perantau asal Madina

Syahrul Efendi Lubis, pensiunan jenderal bintang dua dari Angkatan Udara itu didaulat sebagai ketua tim pemenangan pasangan calon Dahlan-Aswin. Lulusan Akabri tahun 1983 itu beserta rombongan tiba di Madina pada Sabtu malam (19/9/2020) lalu disambut semua pimpinan partai politik pendukung Dahlan-Aswin serta para relawan dan simpatisan.
Di hadapan pimpinan partai politik dan relawan, Ketua tim pemenangan Syahrul Efendi Lubis yang menduduki jabatan terakhir sebagai Staf Ahli Panglima TNI itu menyampaikan kesediaan mereka mendukung pasangan Dahlan-Aswin melalui pertimbangan matang untuk masa depan pembangunan daerah
“Saya sebenarnya bisa dikatakan mempertaruhkan reputasi, saya pensiunan marsekal muda, jenderal bintang dua loh. Saya mau jadi tim pemenangan karena ini amanah dari senior dan tokoh masyarakat kita yang ada di Jakarta. Kita sudah melakukan pertimbangan dan kajian sehingga memutuskan mendukung Dahlan-Aswin untuk masa depan pembangunan daerah,
“Sekali lagi saya tegaskan, kesediaan kami mendukung pasangan ini tujuannya untuk masa depan pembangunan daerah. Karena kami mengambil kesimpulan figur Dahlan-Aswin inilah yang paling tepat memimpin kampung kita di antara tiga pasangan calon yang maju di Pilkada Madina,” kata Syahrul.
Ia menyebut dua pasangan calon lain bukan orang asing baginya. Bahkan salah satu calon Bupati yaitu Sofwat Nasution adalah lettingannya di SMAN Panyabungan yang juga sama-sama berdinas di militer
“Sofwat itu teman saya mulai dulu semasa sekolah, kami satu angkatan, bahkan kami masih ada hubungan saudara. Kami sama-sama berdinas di Akabri, dia angkatan darat saya angkatan udara. saya duluan masuk. Artinya saya kenal betul dengan beliau. Begitu juga dengan Sukhairi Nasution, kami bertetangga dan rumah kami berhadapan, mulai dari masa kecil sudah saling mengenal,
“Tapi hari ini kita bicara dalam konteks masa depan pembangunan daerah bukan soal pertemanan atau saudara. Jadi kami menganggap Dahlan Hasan itu masih perlu melanjutkan berbagai program pembangunan yang sudah on the track. Saya tidak punya hubungan kerabat dengan saudara Dahlan Hasan, tapi kami melihat figur beliau ini masih sangat dibutuhkan membangun kampung kita, tentunya kami juga tetap akan melakukan apa yang perlu kami lakukan untuk daerah ini,” kata Syahrul.
Lalu, Muhammad Amin Nasution pendiri LBH Al-Amin yang juga masuk dalam tim pemenangan Dahlan-Aswin menyampaikan keputusan mereka mendukung pasangan Dahlan-Aswin berdasarkan kajian objektifitas. Banyak tokoh perantau asal Madina yang menilai pasangan tersebut paling layak membangun daerah dengan berbagai persoalan dan tantangan yang ada. (MN-02)












