Sukhairi-Atika Tertahan di KPU Madina Hingga Malam, ini Penyebabnya

MohgaNews|Madina – pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madina, Jumat (4/9/2020)

Mereka tiba di kantor KPU di jalan Merdeka nomor 2 Kelurahan Kayu Jati Panyabungan sekitar pukul 15.10 Wib. Dan baru selesai meninggalkan KPU sekitar pukul 21.00 Wib. Mereka tertahan hingga hampir 6 jam. Sebab, ada salah satu syarat yang kurang pada saat penyerahan dokumen pendaftaran.

Ketua KPU Kabupaten Madina Fadhillah Syarif SH kepada MohgaNews menjelaskan alasan atau penyebab pendaftaran tersebut berlangsung hingga Jumat malam

“Ada salah satu syarat tadi yang kurang, yaitu surat keterangan pemeriksaan Swab test dari instansi berwenang. Kebetulan tadi bakal calon wakil ibu Atika belum keluar hasil Swab test nya dari FK Unand Padang. Lalu kita minta surat keterangan pengambilan sampelnya dari rumah sakit umum Panyabungan. Itu salah satu tadi penyebab makanya lama sampai malam,

“Kedua, pasangan calon bersama pimpinan Partai politik tiba di kantor KPU sudah hampir sore, Bapaslon dan tim harus kita chek suhu tubuh dan mengikuti protokol kesehatan lainnya sebelum masuk ke dalam (aula). Disitu juga butuh waktu. Kemudian semua dokumen persyaratan harus di-upload lagi ke Silon (sistem informasi pencalonan). Artinya tidak ada masalah tadi, hanya soal waktu saja,” terang Syarif

Ia menerangkan, Pilkada tahun ini berada pada masa pandemi Covid-19 yang menyebabkan ada peraturan tambahan dari Pilkada sebagaimana biasanya.

“Karena berdasarkan PKPU nomor 10 tahun 2020 disitu dijelaskan Pilkada tahun ini di tengah pandemi Covid-19, ada peraturan tambahan sesuai dengan protokol kesehatan. Itu yang kita terapkan. Karena itu bagi pasangan calon yang tidak membawa surat keterangan bebas Covid-19 maka akan ditunda proses tahapan berikutnya yaitu pemeriksaan kesehatan setelah selesai masa pendaftaran,” jelasnya.

Pantauan MohgaNews di KPU Madina, setibanya pasangan calon Sukhairi-Atika beserta pimpinan partai politik pengusung, sebelum masuk ke gedung KPU Madina mereka diwajibkan mencuci tangan dengan hand sanitizer, Rapid test, memakai masker dan menggunakan face shield yang disediakan KPU Madina.

Peserta yang dibolehkan masuk ke dalam dibatasi panitia penerimaan pendaftaran. Sementara rombongan masyarakat simpatisan dan pendukung yang turut serta mengantarkan Paslon Sukhairi-Atika menunggu di halaman KPU dan menyaksikan proses di dalam melalui tayangan live streaming yang disediakan KPU Madina

Soal hasil Swab test calon Wakil Bupati Atika Azmi yang belum keluar itu dibenarkan ketua tim pemenangan Khoiruddin Faslah Siregar

“Alhamdulillah proses pendaftaran tidak mengalami kendala yang berarti. Hanya saja persoalan hasil swab test dari Atikah belum juga keluar, makanya agak terlambat. Karena hasil swab test tersebut sebagai salah satu syarat untuk tahap pendaftaran. Tapi Alhamdulillah sudah beres, kita sudah mengantongi surat keterangan dari pihak terkait dan bisa melanjutkan proses pendaftaran. Kita juga sudah menerima BAP pendaftaran,” ujar Ketua DPC PKB Madina itu. (MN-09)