Saparuddin Haji: Pemerintah Daerah Harus Waspadai Virus Copid-19

MohgaNews|Madina – masalah penyebaran virus Copid-19 atau yang dikenal dengan sebutan virus corona harus disikapi oleh Pemerintah Daerah. Mengingat virus corona tersebut adalah virus global yang belum ditemukan obatnya. 

“Oleh karenanya kita harus bersikap waspada, karena virus ini telah menimbulkan korban jiwa. Kami berharap semua pihak terkait segera mempersiapan diri, khususnya Pemerintah Daerah. Bersiap dalam artian merumuskan langkah semacam sosialisasi dan melakukan tes kesehatan rutin khususnya kepada Warga Negara Asing yang bertempat tinggal di daerah,” kata pengamat kebijakan publik Saparuddin Haji kepada MohgaNews di Panyabunga, Mandailing Natal (Madina), Minggu (15/3)

Saparuddin Haji mengatakan, di daerah Tabagsel memang sampai sekarang belum didapatkan informasi mengenai korban yang terjangkit virus tersebut. Tetapi, di Tabagsel termasuk Kabupaten Madina ada beberapa perusahaan yang mempekerjakan Warga Negara Asing termasuk China yang dikhawatirkan sewaktu-waktu terkena virus Corona.

“Di daerah kita kan ada beberapa perusahaan yang punya tenaga kerja asing. Mereka ada yang bekebangsaan China dan negara asing lainnya. Pemerintah harus memantau pergerakan mereka ke luar negeri. Dan melakukan general check up secara rutin, untuk memastikan bahwa mereka aman dan tidak terjangkit virus Corona,” ujarnya.

Hal ini, kata pria yang akrab disapa Akong itu amat penting, apalagi saat ini publik di seluruh penjuru tanah air termasuk di Kabupaten Madina dikhawatirkan pemberitaan mengenai virus Covid-19.

“Artinya perlu dilakukan penanganan dan pencegahan dini kepada masyarakat. Pemerintah harus bisa meyakinkan masyarakat agar tidak terlalu ketakutan mengenai virus Corona. Pemerintah harus melakukan upaya dan pencegahan ,

“Tenaga kerja asing yang ada di perusahaan harus benar-benar diawasi, jangan sampai kita kecolongan yang bisa saja berakibat fatal untuk masyarakat kita khususnya di Kabupaten Madina,” ujar Akong. (MN-01)