PANYABUNGAN,- Pengibaran bendera merah putih di gunung Sorik Marapi Desa Sibanggur Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun ini gagal dilakukan.
Pengibaran bendera berukuran 1 x 100 meter itu sudah biasa dilakukan setiap tahun tepat pada hari kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus.
Sejak tahun 2013, Komunitas KPA ALFA Adventure beralamat di jalan Trans Sumatera Bukittinggi – Padang Sidempuan No.187, Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan telah aktif sebagai panitia dalam penyelenggaraan kegiatan itu.
informasi dari Ketua Komunitas KPA ALFA Adventure, Ahmadi Anwar mengatakan tahun ini kegiatan pengibaran bendera merah putih panjang 100 meter ditiadakan dengan alasan masih situasi Pandemi Covid-19 ditambah dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
“Mengingat Madina masuk Level 2 PPKM, acara pengibaran sang merah putih di puncak gunung Sorik Marapi tahun ini ditiadakan. Kita sama-sama paham dengan situasi ini karena untuk menghilangkan virus corona butuh kesadaran bersama,” katanya, Rabu (11/8/2021).
Ahmadi menyebut, sebelumnya dia sudah koordinasi dengan pihak Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) Madina melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNBG Bobby Nopandry.
“Tadi saya sudah komunikasi dengan bang Boby, tahun ini acara yang kami maksud ditunda dulu karena mengundang banyak orang. Namun, untuk simbolis saja sekitar 5 orang diperbolehkan,” tambahnya. (MN-08)












