Puluhan Wartawan Geruduk Polres Mandailing Natal

PANYABUNGAN UTARA,- puluhan orang wartawan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Madina AKBP HM Reza CAS Sik MH dan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak Msi beserta jajaran atas keberhasilan menangkap pelaku pengeroyokan Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jefri Barata Lubis.

Puluhan wartawan mengunjungi AKBP Reza secara tiba-tiba di Mapolres dengan tujuan menyerahkan pernyataan sikap atas peristiwa yang menimpa Jefri yang juga wartawan media online Topmetro untuk ditindaklanjuti.

Turut hadir Ketua PWI Madina, Muhamamad Ridwan Lubis, wartawan senior, Iskandar Hasibuan dan puluhan wartawan lainnya dari berbagai media online, cetak dan televisi.

Mewakili wartawan di Madina, Ridwan menyampaikan terima kasih kepada Kapolres dan Kapolda Sumut beserta jajaran yang sudah bersusah payah menangkap pelaku pengeroyokan tersebut.

“Puji syukur kepada Allah SWT yang telah mengabulkan doa-doa kita semua wartawan untuk menangkap pelaku. Tentu semua ini berkat kerja keras Personel Satreskrim Polres Madina dan Tim Jatanras Polda Sumut. Kami datang ke sini bang Reza untuk menyampaikan ucapan terima kasih dan menyampaikan penghargaan atas dedikasi melaksanakan tugas,” kata Ridwan, Selasa (8/3/2022)

Namun demikian, Ridwan menyebut wartawan di Kabupaten Madina akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas di pengadilan.

“Dan kami meminta dalang pengeroyokan ini juga harus secapatnya diungkap,” tegasnya.

Iskandar Hasibuan juga menyampaikan rasa bangga kepada AKBP Reza selalu pimpinan di Mapolres. Ia berharap solidaritas wartawan di Madina tetap terjaga.

“Kita harus bangga memiliki Kapolres seperti adinda Reza yang bekerja dengan maksimal demi mewujudkan keadilan. Mari kita doakan semoga karirnya berjalan lancar hingga jadi jenderal,” tutur Iskandar.

Sementara AKBP Reza kembali mengucapkan terima kasih kepada seluruh wartawan di Madina yang telah memberikan apresiasi.

Menurutnya, apresiasi tersebut tidaklah layak diberikan kepada mereka karena itu semua sudah menjadi tanggungjawab tugas negara.

“Tadi saya kaget, kok ada laporan puluhan wartawan mau datang ke Polres. Ternyata untuk menyerahkan pernyataan sikap dan memberikan apresiasi kepada kami. Secara pribadi saya anggap ini adalah anugerah, karena apresiasi dari rekan rekan semua tidak layak, sebab sudah menjadi tanggungjawab tugas,” sebutnya.

Eks Kabagops Polrestabes Medan ini mengajak semua wartawan di Madina untuk mengambil hikmah atas peristiwa yang menimpa Jefri Barata Lubis.

Kemudian, Reza berharap profesi jurnalistik dijadikan sebagai ladang amal ibadah untuk membantu masyarakat dan negara.

“Jalankan profesi tersebut sesuai dengan kode etik jurnalistik dan profesional. Proses hukum untuk kasus pengeroyokan ini sudah kita limpahkan ke Polda Sumut, kita harap semua proses hukum sesuai dengan keinginan,” imbuhnya.

Berikut 3 poin pernyataan sikap yang diserahkan wartawan ke Kapolres:

  1. Mengutuk keras tindakan penganiayaan Jefri Barata Lubis wartawan TopmetroNews yang terjadi di Lopo Mandheling Coffe Panyabungan pada hari Jumat 04 Maret 2022 pukul 19.45 WIB. Karena ini ancaman kekerasan seluruh wartawan di Indonesia.
  2. Jurnalis Mandailing Natal mengucapkan dan apresiasi setinggi-tingginya Kepada Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dan Kapolres Madina AKBP H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq Sik SH MH beserta jajaran yang berhasil menangkap pelaku pengeroyokan Wartawan Jefri Barata Lubis. Kami juga berharap aktor atau dalang yang menyuruh melakukan perbuatan tersebut dapat diamankan secepat mungkin.
  3. Meminta kepada Aparat Penegak Hukum untuk menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku pengeroyokan, dan jurnalis Mandailing Natal akan mengawal sampai putusan tersebut di jatuhkan. (MN-08)