PANYABUNGAN, – DPP Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMMAN) mengadakan Musyawarah Besar VIII guna memilih pimpinan dan pengurus organisasi periode berikutnya. Musyawarah berlangsung di aula Paya Loting Hotel Panyabungan, Minggu (11/7/2021)
Pembukaan musyawarah besar dihadiri Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis SH, Asisten Setdakab Madina, Alamul Haq Daulay, kemudian tokoh masyarakat sekaligus Sekretaris Umum Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat Budaya Kabupaten Madina, Ali Rahman Nasution SH, serta pimpinan sejumlah organisasi masyarakat dan kepemudaan di Kabupaten Madina.
Kemudian, Ketua Umum DPP IMMAN, Hafsin Nasution beserta Sekretaris Pembina, Muhammad Al-Hasan Nasution.
Dalam arahannya, Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis menyampaikan pesan yang tujuannya supaya mahasiswa yang berasal dari Mandailing Natal turut berkontribusi dalam rangka percepatan pembangunan daerah dengan menjalankan fungsinya sebagai sosial control maupun Ageng of change atau agen perubahan.
Erwin mengatakan IMMAN selaku organisasi yang menghimpun mahasiswa putra Mandailing Natal dari berbagai perguruan tinggi harus mampu menyatukan visi dan gagasan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Ada 3 hal hal yang harus dijalankan setiap mahasiswa, yaitu mampu berinteraksi di lingkungan akademisi, kemudian mampu menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah, dan mampu membaca situasi politik di daerah. Karena, mahasiswa itu wawasannya sudah luas dan tidak lagi cerita sebatas keilmuan di kampus,” kata Erwin
Ia meminta mahasiswa IMMAN kiranya bisa bekerjasama dengan Pemerintah maupun pihak swasta sehingga program pembangunan yang dijalankan pemerintah tepat sasaran.
“Kolaborasi itu sangat penting. Karena itu mahasiswa IMMAN harus bisa berkolaborasi dengan semua pihak terkhusus Pemerintah Daerah,
“Kolaborasi pemerintah dengan mahasiswa belakangan ini saya perhatikan sudah terkikis, sangat jarang kami dapatkan mahasiswa memberikan kajian pemikiran yang disampaikan ke pemerintah. Bagaimana pemerintah dapat menjalankan pembangunan bila tidak ada koreksi dari kita semua terkhusus dari mahasiswa,
“Karena itu, siapapun nanti ketua umum IMMAN yang terpilih bisa membuat terobosan baru dengan memberikan ide, gagasan, dan kolaborasi dengan pemerintah. Dengan begitu harapan kita pembangunan yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat mudah terwujud,” pesan Erwin Efendi Lubis
Di sisi lain, Erwin berpesan IMMAN harus bisa jadi pemersatu bagi semua mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Mandailing Natal kuliah di luar daerah
“Jangan lagi ada blok atau sekat pembatas antar organisasi yang berbeda. Di organisasi manapun dia berada, ketika bicara soal Mandailing Natal kiranya bisa memberikan pemikiran dan gagasan, dan saya harap IMMAN bisa menggagas kebersamaan antar mahasiswa dari daerah kita. Karena pada intinya semua ini adalah pengabdian kepada rakyat,” katanya
Terakhir Erwin berpesan mahasiswa harus punya semangat belajar dan percaya diri mampu melakukan perubahan besar dalam dirinya, walaupun dari latar belakang ekonomi keluarga yang susah
“Mahasiswa harus punya ambisi dan percaya diri yang kuat. Kita jangan pernah bercerita tentang kesusahan. Saya sendiri yang sekarang mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Mandailing Natal berasal dari keluarga yang sangat susah. Ekonomi jangan jadi penghalang kita menciptakan perubahan. Manfaatkan status mahasiswa untuk mengkaji hidup yang sesungguhnya. Karena hidup kita ini bukan hanya untuk diri kita sendiri, melainkan pengabdian kepada masyarakat,
“Jadikanlah diri kalian sebagai manusia pembaharu yang melahirkan gagasan pemikiran untuk membangun daerah dan masyarakat kita,” tutupnya. (MN-01)












