MADINA, Mohga – Masalah peredaran dan penyalahgunaan narkoba menjadi masalah paling banyak yang dikeluhkan masyarakat terhadap institusi Kepolisian di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Keluhan tersebut disampaikan masyarakat dari berbagai penjuru Madina melalui program ‘Jumat Curhat’ dan aplikasi ‘Mangalapor Pak Kapolres’ yang merupakan porgram Polri sebagai upaya untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat.
Hal itu diungkapkan Kapolres Madina AKBP HM Reza Chairul Akbar Siddiq SIk SH MH ketika diwawancarai tim MohgaNews bersama di ruang kerjanya, Selasa (21/02/2023).
“Yang namanya keluhan masyarakat itu pasti banyak ya. Mulai dari masalah infrastruktur, masalah sosial, penyakit masyarakat dan yang paling banyak itu narkoba. Keluhan itu kita dengarkan, kita bantu carikan solusi. Kalau berkaitan dengan masalah hukum akan kita tindak lanjuti,” ujar Reza.
“Sampai sekarang program curhat masih jalan setiap jumat, serentak di Sumatera Utara mulai pak kapolda, Polres hingga tingkat polsek dan Bhabinkamtibmas tetap melaksanakan jumat curhat,” lanjut alumnus Akpol Tahun 2003 ini.
perwira berpangkat melati dua itu juga menjelaskan perihal pelaporan melalui program ‘Mangalapor Pak Kapolres’ juga tetap berlanjut, dan bahkan sudah membuahkan hasil berupa pengungkapan kasus, seperti penangkapan pelaku pengedar narkoba yang informasinya bersumber dari program ‘Mangalapor Pak Kapolres’.
“Untuk saat ini, Aplikasi Mangalapor Pak Kapolres masih dalam tahap pengembangan dan baru bisa diakses melalui android. Namun selain dari aplikasi, bisa juga melalui nomor seluler, pesan Whatsapp, instagram, Facebook maupun akun media sosial resmi Polres Madina lainnya. Dan nantinya akan diteruskan kepada satuan terkait untuk ditindaklanjuti,” terang Reza.
“Silahkan yang mau curhat atau kasih masukan tentang kinerja polisi di Mandailing Natal dan informasi lainnya bisa langsung melalui jumat curhat ini,” pungkas perwira polri suara merdu dan dikenal jago bersalawat itu. (MN-07/Tim)






