MADINA – Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal (Madina) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 48 di Desa Laru Dolok Kecamatan Tambangan ikut serta dalam menyukseskan wisata permainan leluhur (witapermainur) dan pemberian makanan tambahan (PMT), Minggu (27/07/2025).
Wisata permainan leluhur atah Witapermainur dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan program yang bertujuan guna pembatasan pemakaian gadget pada anak-anak dan remaja yang diselenggarakan di setiap Desa di kecamatan Tambangan pada libur sekolah.
Dalam momentum witapermainur dan PMT di Desa Laru Dolok Kecamatan Tambangan menjadi kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 48 untuk ikut serta berkontribusi mensukseskan acara pembatasan pemakaian gadget pada anak-anak dan remaja tersebut.
Zinul selaku ketua kelompok KKN 48 STAIN Madina menjelaskan bahwa kegiatan witapermainur sangat berpengaruh baik pada perkembangan anak – anak dan remaja dan berharap bisa diteruskan.
“Kegiatan pembatasan pemakaian gadget sangat berpengaruh baik bagi perkembangan anak-anak dan remaja, berharap kegiatan seperti ini bisa dilanjutkan,” ujarnya.
Kepala Desa Laru Dolok Sahlan Rangkuti menjelaskan bahwa kegiatan wisata permainan leluhur (witapermainur) dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) rutin dilaksanakan pada setiap libur sekolah.
“Kegiatan witapermainur dan PMT sudah menjadi kegiatan rutin yang kita laksanakan pada saat libur sekolah ” ujarnya.
Acara yang dimulai pagi hingga siang ini berjalan dengan lancar dan semangat serta dihadiri oleh pemerintah Desa Laru Dolok, ibu-ibu PKK, Kader kesehatan dan seluruh Mahasiswa/i STAIN Madina yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 48 Desa Laru Dolok serta membagikan makanan tambahan bergizi di penghujung acara. (SDL)






