MADINA – Peristiwa kecelakaan lalu lintas sepeda motor dan truk tangki semen curah di kilometer 06-07 jalan lintas Medan-Padang, Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menimbulkan korban luka-luka dan meninggal dunia.
Parahnya, pengemudi truk tangki semen curah tersebut sempat melarikan diri dari peristiwa itu, untungnya pihak kepolisian Polres Madina melakukan tindakan cepat dengan menyetop mobil truk di depan Markas Polres Madina.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas ini terjadi, Sabtu (21/12/2024) sekitar pukul 19.00 Wib. Satu orang pengemudi sepeda motor Vario dengan nomor polisi BB 4046 RO bernama Tomi (15) warga Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Almarhum Tomi mengalami luka tengkorak kepala pecah dan luka gores pada tangan kanan. Sementara rekan Tomi bernama Ikbal Sani (15) warga Sipapaga mengalami luka memar pelipis kiri dan mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan.
Sedangkan truk tangki semen dengan nomor polisi L 8126 UP yang dikemudikan Ozi Mahendra (26) merupakan warga Desa Korong Palayangan, Kecamatan Nagari Balah Hilia, Kabupaten Pariaman telah diamankan di kantor Unit Laka Lantas Polres Madina.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Madina Iptu Famda Egga Prasnanda melalui Plh Kasi Humas Ipda Bagus Seto menerangkan kronologis kecelakaan yang terjadi jalan lintas tepatnya di depan kantor Samsat Panyabungan.
Bagus menerangkan benturan keras antara sepeda motor dengan mobil truk semen itu terjadi akibat pengemudi sepeda motor hendak mendahului kendaraan di depannya sehingga terjadi ‘Adu Kambing’.
“Sepeda motor itu datang dari arah Panyabungan menuju arah Kotanopan, pada saat sepeda motor mau mendahului kendaraan di depannya, truk tangki langsung datang sehingga terjadi kecelakaan,” kata Bagus Seto, Minggu (22/12/2024).
Bagus juga menjabat Kaur Bin Opsnal Satreskrim Polres Madina ini menyebut peristiwa itu sempat menjadi perhatian masyarakat karena korban meninggal dunia di tempat dan sopir truk berupaya melarikan diri.
“Kita dapat informasi dari masyarakat bahwa sopir truk itu melarikan diri, sontak personel piket Polres Madina menyetop di depan Markas Polres Madina,” ungkapnya. (FAN)












